Pastikan Iklan Tak Terkait Konten Video Berbahaya, SnackVideo Indonesia Hadirkan Content Exclusions Solution
Helmi Idham - 28 November 2023 - TeknoNYALANUSANTARA, Jakarta– Merasa aman dan nyaman saat menggunakan media sosial (medsos) merupakan hak semua orang. Sayangnya, ada begitu banyak konten berbahaya dan negatif yang beredar di medsos sehingga memicu kekhawatiran banyak pihak. Di Indonesia, penyebaran konten berbahaya dan negatif tergolong tinggi. Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia menyatakan bahwa pada rentang waktu antara 17 Juli 2023 sampai 17 September 2023 saja, Kementerian Kominfo telah menangani sebanyak 200.216 konten negatif.
SnackVideo Indonesia, sebagai platform media sosial yang berbasis video pendek, terus memegang komitmen berkelanjutan untuk menyediakan konten yang aman, menyenangkan, beragam, dan otentik bagi komunitasnya. Untuk itu, SnackVideo Indonesia menjaga agar ekosistem komunitasnya menjadi tempat yang aman untuk berkembang dan memberdayakan kreativitas. Tak hanya bagi pengguna dan konten kreator, tapi juga bagi para pengiklan yang ingin mempromosikan bisnisnya di SnackVideo Indonesia.
SnackVideo Indonesia ingin menciptakan ekosistem yang tepat bagi semua brand untuk dapat terhubung dengan masyarakat melalui cara yang andal, aman, dan dapat dipercaya. SnackVideo Indonesia memahami bahwa setiap brand memiliki visi, misi, dan nilainya masing-masing, karena itu sangat penting bagi mereka untuk dapat mengontrol penayangan iklan mereka di SnackVideo Indonesia. Dengan demikian, iklan mereka tak hanya dilihat oleh target pasarnya, tapi juga sesuai dengan pesan dan nilai yang ingin disampaikan.
Untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut, maka SnackVideo Indonesia menghadirkan Content Exclusions Solution pada November 2023. Fitur ini secara efektif membantu para brand untuk dapat mengontrol penayangan iklan mereka, sehingga dilakukan dengan pengaturan yang tepat dan dapat ditonton oleh target market dalam konteks yang tepat.
Dina Bhirawa, Head of Marketing SnackVideo Indonesia, menyatakan, “Content Exclusions Solution memungkinkan brand untuk menyampaikan pesan dengan efektif dan efisien, karena setiap iklan ditayangkan dengan rencana yang baik, penuh makna, dan yang paling penting adalah dipercaya oleh para pengguna SnackVideo yang menontonnya. Untuk penerapannya, kami menggunakan teknologi canggih berupa machine learning seperti yang diterapkan oleh AI. Teknologi yang sama juga diterapkan oleh SnackVideo Indonesia untuk menemukan konten-konten berbahaya dan negatif sehingga bisa langsung segera ditangani.”
Content Exclusions Solution dari SnackVideo Indonesia sejalan dengan standar-standar dari Global Alliance for Responsible Media (GARM), sebuah inisiatif yang dikeluarkan oleh World Federation of Advertisers (WFA). Lewat GARM, WFA ingin memastikan bahwa penayangan iklan secara daring, termasuk dalam semua platform media digital, dilakukan secara transparan, konsisten, dan terkendali dengan baik. Ini berarti bahwa iklan tidak ditayangkan setelah atau sebelum, atau bersamaan dengan konten yang berbahaya atau negatif. Saat ini, GARM telah diterapkan oleh banyak perusahaan media di seluruh dunia.
Dalam pelaksanaannya, Content Exclusions Solution dari SnackVideo Indonesia memberi opsi tiga tingkat inventaris konten video, yaitu Penuh (Full), Standar (Standard), dan Terbatas (Limited). Ketiga opsi tersebut dirancang sesuai dengan Brand Safety Floor and Suitability Framework GARM. Penjelasan dari ketiga opsi filter inventaris konten video tersebut adalah sebagai berikut:
Inventaris penuh: Semua konten yang memenuhi persyaratan dasar dan sebagian konten dengan risiko tinggi akan difilter. Contoh: Konten grafis penuh kekerasan, konten pornografi yang eksplisit dan terdapat ketelanjangan, serta konten yang mengandung ujaran kebencian terhadap individu atau kelompok.
Inventaris standar: Berdasarkan inventaris penuh, semua konten berisiko tinggi dan sebagian yang berisiko sedang akan difilter. Contoh: Konten dengan kandungan kata-kata kasar, konten berita atau drama yang memiliki adegan kekerasan, serta konten yang cabul.
Inventaris terbatas: Berdasarkan inventaris standar, semua konten berisiko sedang dan sebagian yang berisiko rendah akan difilter. Contoh: Konten dengan pornografi ringan dan konten pemicu yang berkualitas rendah.
Untuk penjelasan yang lebih detail dan menyeluruh mengenai Content Exclusions Solution dari SnackVideo Indonesia, brand yang beriklan dapat menghubungi tim SnackVideo Indonesia.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Redaksi
Komentar
Baca Juga
Xiaomi Perkenalkan REDMI Buds 8 Lite dan Mijia Smart Audio Glasses di Indonesia, Lengkapi Ekosistem Human x Car x Home
Tekno 1 hari lalu
Render Google Pixel 10a Bocor, Usung Desain Familiar dan Spesifikasi Menjanjikan
Tekno 2 hari lalu
Redmi Note 15 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Ketangguhan TITAN Tanpa Tanding
Tekno 3 hari lalu
OnePlus Nord 6 Muncul di Geekbench, Bocorkan Snapdragon 8s Gen 4 dan Android 16
Tekno 3 hari lalu
Bocoran Xiaomi 18: Lensa Periskop hingga Wireless Charging Disebut Jadi Fitur Standar
Tekno 4 hari lalu
Terkini
ANTAM Luncurkan Emas Batangan Bertema Year of The Horse untuk Sambut Imlek 2026
Lifestyle 29 menit lalu
Bali United FC Datangkan Tiga Pemain Baru, Johnny Jansen: Sesuai Kebutuhan
Sport 1 jam lalu
Bermain Disiplin, Jakarta Pertamina Enduro Pukul Telak 3-0 Popsivo Polwan
Sport 2 jam lalu
Dua Pemain Rekrutan Anyar Persija Mulai Tampil Impresif
Sport 3 jam lalu
Wabup Kulon Progo Hadiri HUT Kalurahan Pagerharjo ke-79
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Sejak Ada Jembatan Gantung Cisurupan Garut, Kini Pelajar Tak Lagi Bolos Sekolah karena Terhadang Banjir
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Gandeng Generasi Muda Berperan dalam Keberlanjutan, Pertamina Luncurkan Gerakan Sebar Energi Baik
Ragam Nusantara 6 jam lalu
Pemdes Bulurejo Gelar Wayang Kulit dalam Rangka Sadranan, Bupati Kebumen Hadir dan Umumkan Pembangunan
Ragam Nusantara 7 jam lalu
Penarik Becak Sidoarjo Bersyukur Dapat Becak Listrik dari Presiden Prabowo
Ragam Nusantara 8 jam lalu
Akankah Nam Ji Hyun Menerima Lamaran Moon Sang Min di Drama To My Beloved Thief?
Lifestyle 8 jam lalu
Presiden Prabowo Bawa Oleh-oleh dari Kunjungannya ke Luar Negeri Berupa Investasi Rp90 T
Ragam Nusantara 9 jam lalu