Belum Banyak Diketahui, Apa Itu Forensik Digital dan Apa Manfaatnya?
Fatih Tarusbawa - 31 Juli 2024 - TeknoNYALANUSANTARA, Jakarta– Saat membahas keamanan siber, umumnya perhatian kita tertuju pada upaya pencegahan dan penanganan sebelum insiden. Namun, penting juga untuk mempertimbangkan langkah-langkah yang harus diambil setelah insiden terjadi. Salah satu prosedur yang tidak boleh diabaikan adalah forensik digital.
Forensik digital merupakan prosedur penting yang wajib diterapkan oleh setiap organisasi setelah terjadinya insiden siber. Ini diibaratkan dengan memasang sistem alarm dan alat pemadam kebakaran serta memiliki rencana pemulihan setelah kebakaran. Proses ini berperan krusial dalam mengidentifikasi penyebab di balik serangan serta menyediakan bukti kuat bagi penegak hukum.
Selain itu, informasi yang diperoleh dari forensik digital membantu dalam memetakan profil penyerang dan mengidentifikasi kelemahan sistem, sehingga organisasi dapat lebih siap menghadapi serangan serupa di masa mendatang.
Salah satu hambatan utama dalam penerapan forensik digital di organisasi adalah kurangnya kesadaran akan pentingnya langkah ini. Pakar forensik digital Muhammad Nur al-Azhar turut menyatakan bahwa Indonesia masih kekurangan tenaga ahli dan sumber daya manusia dengan keahlian khusus di bidang ini. Selain itu, tantangan ini juga disebabkan dari peningkatan jumlah dan kompleksitas data yang terus berkembang akibat digitalisasi yang semakin luas.
Thomas Gregory, selaku Director of Blue Team Operation PT Spentera, menyampaikan hal serupa. “Ketidakmampuan dalam mengidentifikasi penyebab serangan siber menunjukkan belum optimalnya implementasi forensik digital di Indonesia. Hal ini menyoroti kebutuhan mendesak akan peningkatan keahlian dan sumber daya di bidang forensik digital untuk memperkuat keamanan siber di tanah air," kata Thomas Gregory, dalam keterangannya, Rabu (31/7).
Ia pun menjelaskan beberapa praktik terbaik (best practices) untuk mengimplementasikan forensik digital bagi organisasi.
Identification: Fase ini melibatkan pencarian, pengenalan dan dokumentasi bukti yang relevan. Prioritas pengumpulan bukti didasarkan pada nilai dan volatilitas bukti tersebut.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Redaksi
Komentar
Baca Juga
Bocoran Oppo Find X9s Muncul, Usung Kamera 200 MP dan Baterai 7.000mAh
Tekno 19 menit lalu
Redmi Turbo 5 Series Siap Meluncur di China, Turbo 5 Max Usung Dimensity 9500s dan Baterai 9.000mAh
Tekno 1 jam lalu
Vivo X200T Resmi Meluncur di India, Andalkan Kamera Zeiss dan Baterai Jumbo 6.200mAh
Tekno 2 jam lalu
Xiaomi Perkenalkan REDMI Buds 8 Lite dan Mijia Smart Audio Glasses di Indonesia, Lengkapi Ekosistem Human x Car x Home
Tekno 2 hari lalu
Render Google Pixel 10a Bocor, Usung Desain Familiar dan Spesifikasi Menjanjikan
Tekno 3 hari lalu
Terkini
Bocoran Oppo Find X9s Muncul, Usung Kamera 200 MP dan Baterai 7.000mAh
Tekno 19 menit lalu
Kemenkum Jateng Kaji Perundang-Undangan DPRD Jepara tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan
Ragam Nusantara 25 menit lalu
Redmi Turbo 5 Series Siap Meluncur di China, Turbo 5 Max Usung Dimensity 9500s dan Baterai 9.000mAh
Tekno 1 jam lalu
2.807 Personel Polda Jateng Terima Tanda Kehormatan dari Presiden RI
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Sopir Bus Harapan Jaya Jadi Tersangka Kecelakaan Beruntun di Kediri
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Vivo X200T Resmi Meluncur di India, Andalkan Kamera Zeiss dan Baterai Jumbo 6.200mAh
Tekno 2 jam lalu
Tim Trauma Healing Polres Purbalingga Ajak Anak Mengaji, Bagikan Sarung dan Kopiah
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Mohanlal Umumkan Film Baru L367, Kembali Berkolaborasi dengan Sutradara Vishnu Mohan
Lifestyle 2 jam lalu
Fakultas Hukum Unwahas Semarang Jalin Kerjasama dengan BTU Thailand
Ilmu 3 jam lalu
Ranbir Kapoor Pastikan Animal Park Baru Mulai Syuting pada 2027
Lifestyle 3 jam lalu
Lapas Semarang Dorong Napi Produksi Kopi Sachet
Ragam Nusantara 4 jam lalu