Menkeu Dorong BNPB Segera Ajukan Tambahan Anggaran Pemulihan Bencana di Sumatera

Menkeu Dorong BNPB Segera Ajukan Tambahan Anggaran Pemulihan Bencana di Sumatera

NYALANUSANTARA, TANGGERANG- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengimbau Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) agar segera mengajukan tambahan anggaran untuk mempercepat proses pemulihan bencana di wilayah Sumatera.

Imbauan tersebut disampaikan Purbaya saat ditemui usai Seremoni Pembukaan Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2026 di Jakarta, Jumat. Ia menegaskan pemerintah telah menyiapkan dana yang dibutuhkan dan meminta agar pengajuan dilakukan tanpa menunda.

Menurut Purbaya, korban bencana sangat membutuhkan penanganan cepat agar kebutuhan dasar mereka dapat segera terpenuhi. Karena itu, instansi terkait diminta bergerak sigap dalam mengajukan anggaran tambahan, baik untuk pengadaan alat, pembangunan jembatan, maupun pembangunan hunian sementara dan permanen.

Ia menekankan bahwa masyarakat terdampak bencana tidak bisa menunggu terlalu lama untuk mendapatkan bantuan. Oleh sebab itu, pemerintah memastikan ruang fiskal tersedia guna mendukung pemulihan wilayah terdampak.

Diketahui, hingga akhir 2025 BNPB masih memiliki sisa anggaran penanganan bencana sekitar Rp1,5 triliun. Sebelumnya, pada 18 Desember, BNPB juga telah mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp1,4 triliun, termasuk alokasi Rp650 miliar khusus untuk penanganan bencana di Sumatera. Saat ini, dana siap pakai yang tersedia tercatat sebesar Rp1,51 triliun.

Selain itu, Purbaya mendorong agar ke depan pengajuan pencairan dana bencana tidak hanya dilakukan oleh BNPB, tetapi juga dapat diajukan melalui Satuan Tugas Darurat Jembatan (Satgas Jembatan).

Satgas Jembatan berada di bawah koordinasi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dan dibentuk atas arahan Presiden Prabowo Subianto. Satgas ini bertugas membangun jembatan darurat, khususnya di daerah terpencil dan wilayah yang terdampak bencana.


Editor: Lulu

Terkait

Komentar

Terkini