Kementan Tingkatkan Kewaspadaan Penyakit Hewan Jelang Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H
NYALANUSANTARA, DEMAK- Kementerian Pertanian (Kementan) memperkuat pengendalian penyakit hewan ternak menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah dengan meningkatkan kesiapsiagaan nasional, memperkuat koordinasi lintas wilayah, serta mengoptimalkan deteksi dini untuk mencegah penyebaran penyakit hewan menular strategis (PHMS).
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Agung Suganda, dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, menyatakan bahwa peningkatan kewaspadaan tersebut menjadi langkah penting, khususnya menjelang meningkatnya lalu lintas ternak pada momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
“Kami memperkuat kesiapsiagaan nasional menghadapi PHMS melalui koordinasi lintas wilayah dan penguatan deteksi dini, terutama menjelang Ramadhan dan Idul Fitri ketika mobilitas ternak meningkat,” ujar Agung.
Ia menjelaskan, upaya ini krusial untuk mencegah potensi kerugian ekonomi sekaligus memastikan pasokan pangan asal ternak tetap aman, sehat, dan stabil bagi masyarakat. Pengalaman penanganan wabah penyakit hewan sebelumnya, menurut Agung, menjadi pembelajaran penting agar pengendalian dilakukan secara terencana, terpadu, dan berbasis kewaspadaan.
“Pencegahan harus menjadi prioritas utama. Jika ada kasus, harus segera ditemukan dan dikendalikan agar tidak menyebar lebih luas,” tegasnya.
Agung mengungkapkan bahwa pemerintah telah menyiapkan langkah konkret pada 2026 melalui penyediaan vaksin, obat-obatan, serta sarana pendukung pengendalian penyakit, termasuk vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Namun, ia menekankan bahwa keberhasilan pengendalian tidak semata ditentukan oleh besarnya anggaran, melainkan oleh kedisiplinan pelaksanaan di lapangan, terutama dalam vaksinasi dan penerapan biosekuriti oleh seluruh pemangku kepentingan.
Ia juga menyoroti perhatian Komisi IV DPR RI terhadap isu PHMS sebagai cerminan pentingnya kesehatan hewan dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Hal tersebut ditunjukkan melalui kunjungan kerja spesifik Ketua dan Anggota Komisi IV DPR RI ke Balai Besar Veteriner Wates yang secara khusus membahas pengendalian PHMS, dengan PMK sebagai salah satu fokus utama.
Editor: Lulu
Terkait
NyalaNusantara.com, Semarang - Dalam kurun waktu kurang dari…
NyalaNusantara.com, Demak - Pemerintah Kabupaten Demak mengadakan Forum…
Terkini
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kementerian…
NYALANUSANTARA, Semarang— Guna meredam peningkatan harga bahan pokok,…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Huawei mengusung dua lini produk unggulan baru…
NYALA NUSANTARA, Semarang – PT Kereta Api Pariwisata…
NYALANUSANTARA, Ungaran– Puluhan murid TK Berkat Bagi Anak…
NYALANUSANTARA, LONDON- Pelatih Tottenham Hotspur, Igor Tudor, meminta para…
NYALA NUSANTARA, Semarang – Wali Kota Semarang, Agustina…
NYALANUSANTARA, Klaten - Polres Klaten menggelar konferensi pers…
NYALANUSANTARA, Jakarta - Shopee Indonesia kembali menegaskan komitmennya…
NYALANUSANTARA, Semarang - 14 Hari sebelum hariraya Idul…
NYALANUSANTARA, Jakarta – Penguatan integritas dan budaya kerja…
Komentar