Menaker Dorong BLK Jadi Jembatan Langsung ke Dunia Kerja

Menaker Dorong BLK Jadi Jembatan Langsung ke Dunia Kerja

NYALANUSANTARA, JAKARTA- Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pentingnya peran Balai Latihan Kerja (BLK) dalam membuka akses peserta pelatihan ke dunia kerja melalui jejaring yang kuat. Ia menilai BLK tidak boleh berhenti hanya pada proses pelatihan dan penerbitan sertifikat, tetapi juga harus aktif mengantarkan peserta menuju peluang kerja nyata.

Dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, Yassierli menekankan bahwa BLK harus dijalankan secara maksimal sesuai fungsinya, sebagaimana BLK milik Kementerian Ketenagakerjaan.

“Kita harus mengoptimalkan fungsi BLK sebagai pusat pelatihan vokasi, pusat inovasi, pusat kewirausahaan, serta pusat pengembangan produktivitas,” ujar Yassierli.

Menurutnya, dengan menjalankan empat fungsi tersebut, BLK tidak sekadar berperan sebagai tempat belajar, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi peserta untuk terhubung langsung dengan dunia kerja, sehingga keterampilan yang diperoleh tidak berhenti di ruang kelas.

“Kalau BLK sudah kita posisikan dengan empat fungsi itu, berarti kita sudah berada di jalur yang benar,” lanjutnya.

Yassierli menjelaskan bahwa integrasi antara pelatihan dan penempatan kerja telah diterapkan di BLK Kemnaker. Hasilnya, tingkat penempatan lulusan BLK Kemnaker mencapai sekitar 70 persen, berkat penguatan keterkaitan antara materi pelatihan dan kebutuhan pasar tenaga kerja.

Model tersebut, menurutnya, dapat direplikasi oleh BLK milik pemerintah daerah agar manfaat pelatihan benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas.


Editor: Lulu

Terkait

Komentar

Terkini