Menkop UMKM Nilai Penahanan Pemilik PT Blueray Cargo Jadi Momentum Lindungi UMKM
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menilai penahanan pemilik PT Blueray Cargo (BR), John Field, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan suap impor barang ilegal tiruan (KW) sebagai momentum penting untuk memperkuat perlindungan terhadap pelaku UMKM di Indonesia.
Menurut Maman, kasus ini harus dimaknai sebagai bentuk keseriusan semua pihak dalam berpihak kepada UMKM sekaligus mendorong peningkatan daya saing mereka di tengah gempuran barang impor ilegal.
“Saya berharap momentum ini bisa menjadi bukti kesungguhan kita semua untuk melindungi dan memperkuat UMKM di seluruh Indonesia,” ujar Maman di Jakarta, Selasa.
Ia menegaskan, keresahan akibat maraknya barang impor ilegal sebenarnya sudah lama dirasakan oleh pelaku UMKM di berbagai daerah. Karena itu, langkah penegakan hukum yang dilakukan KPK dinilai sejalan dengan aspirasi para pelaku usaha kecil.
Maman pun mengapresiasi kinerja aparat penegak hukum, khususnya KPK, dan berharap penindakan terhadap praktik-praktik ilegal semacam ini dilakukan secara konsisten, transparan, dan adil sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Ia menilai dukungan pembiayaan dan berbagai program pemberdayaan UMKM akan menjadi sia-sia apabila pasar dipenuhi oleh barang impor ilegal yang dijual dengan harga sangat murah.
“Percuma ada dukungan dari IWAPI, Kementerian UMKM, maupun perbankan dalam pembiayaan, kalau pada akhirnya UMKM sudah produksi barang tapi kesulitan menjualnya karena pasar sudah ‘becek’ dan kotor,” ujarnya.
Menurut Maman, pasar yang dipenuhi barang ilegal, khususnya impor murah dari China, membuat produk UMKM kalah bersaing dan berujung pada matinya usaha kecil di dalam negeri.
Ia juga mengingatkan bahwa dampak persoalan ini tidak hanya sebatas risiko kredit macet, tetapi dapat merembet ke persoalan keluarga hingga masalah sosial yang lebih luas bagi pelaku UMKM.
“Pemerintah sudah memberi berbagai insentif dan akses. Tapi ketika UMKM sudah memproduksi barang dan tidak bisa menjualnya di pasar, itu masalah serius,” kata Maman.
Editor: Lulu
Terkait
NYALANUSANTARA, Tangerang- Sektor usaha mikro, kecil, dan menengah…
NYALANUSANTARA, Jakarta- Cara jitu agar Usaha Mikro, Kecil,…
Terkini
Semarang - Kanwil Kemenkum Jateng turut berpartisipasi dalam…
NYALANUSANTARA, Semarang – Universitas Diponegoro (UNDIP) meluncurkan Smart…
NYALANUSANTARA, Keerom – Sebagai bentuk komitmen nyata dalam…
Semarang – Kota Semarang akan menyambut peserta Musabaqah…
NYALANUSANTARA, Kupang – Universitas Diponegoro (UNDIP) melalui Diponegoro…
Hotel Ciputra Semarang terus memperkuat kualitas operasional dan…
NYALANUSANTARA, Cilacap - Kementerian Imigrasi dan Permasyarakatan atau…
NYALANUSANTARA, Ungaran - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap…
NYALANUSANTARA, Semarang – Musyawarah Anak Cabang (Musancab) Dewan…
NYALANUSANTARA, Yogya -- KAI Services melanjutkan kerja sama…
NYALANUSANTARA, Pati – Polresta Pati melalui Tim Perintis…

Komentar