Jelang Lebaran, Layanan Pinjaman, Tabungan, dan Investasi Logam Mulia di KSPPS Hudatama Meningkat
NYALANUSANTARA, Semarang– Memasuki bulan Ramadan, masyarakat ramai memanfaatkan fasilitas tabungan dan pinjaman untuk persiapan menghadapi libur lebaran. Direktur Utama Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Hudatama, Khoiridin, menyebut bahwa nasabah umumnya memanfaatkan pinjaman untuk berdagang dan menyiapkan kebutuhan lebaran.
“Saat menghadapi lebaran ini, potensi pengambilan tabungan dari nasabah cukup besar. Kami fokus memberikan layanan terbaik agar anggota bisa menyiapkan lebarannya, baik melalui simpanan maupun pembiayaan,” ujar Khoiridin saat ditemui di sela kegiatan pembagian santunan Perhimpunan Baitul Maal wa Tamwil (PBMT) Majelis Pengurus Daerah (MPD) Kota Semarang di Kantor BMT Hudatama, Sabtu, 7 Maret 2026.
Khoiridin menjelaskan, pinjaman yang diberikan dapat digunakan untuk modal dagangan selama Ramadan dan lebaran, sehingga aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan. “Satu BMT rata-rata bisa memberikan pinjaman antara Rp4–5 miliar jelang lebaran. Penting bagi BMT untuk memanage keuangannya agar bisa memperkirakan potensi pengambilan tabungan dan jumlah anggota yang akan meminjam,” tambahnya.
Terkait besaran pinjaman, Khoiridin menekankan fleksibilitas sesuai kebutuhan anggota. “Mulai dari Rp1 juta, bahkan ada yang lebih dari Rp10 juta. Pinjaman bisa menggunakan agunan seperti BPKB, sertifikat tanah, dan lain-lain,” jelasnya.
Khoiridin juga menegaskan pentingnya kehati-hatian, mengingat risiko bisnis keuangan cukup besar, apalagi saat perekonomian belum stabil.
Layanan Baru: Cicilan Logam Mulia
Selain tabungan dan pinjaman, KSPPS Hudatama kini menambah layanan pembelian logam mulia, seperti emas dan perak, dengan sistem cicilan. Khoiridin menyebut generasi muda sangat tertarik menginvestasikan pendapatannya melalui logam mulia.
“Bulan Februari kemarin, kami berhasil menjual perak sebanyak 2 kilogram. Saat ini harga perak berada di kisaran Rp70–80 ribu per gram, naik signifikan dibandingkan tahun 2023 yang masih Rp25–30 ribu per gram,” ujarnya.
Untuk dapat mengakses program cicilan perak ini, nasabah diwajibkan membayar uang muka sekitar 20–30 persen dari total nilai pembelian. Khoiridin menekankan bahwa skema ini memungkinkan masyarakat untuk berinvestasi secara lebih terjangkau.
Editor: Redaksi
Terkait
NYALANUSANTARA, Semarang– Ratusan warga dhuafa, anak yatim, dan…
Terkini
NYALANUSANTARA, Jakarta– Pemerintah resmi mengumumkan jadwal lengkap penyelenggaraan…
NYALANUSANTARA, Karanganyar– Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meresmikan…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Mercedes-Benz resmi memperkenalkan versi facelift dari Mercedes-Benz…
PLN Indonesia Power UBP Semarang Perluas PLTS Apung dan Rooftop, Guna Perkuat Transisi Energi Bersih
NYALANUSANTARA, Semarang– PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis…
NYALANUSANTARA, DEMAK- Apple disebut mengalami kendala dalam pengembangan ponsel…
NYALANUSANTARA, Semarang– Banjir yang melanda Solo Raya sejak…
NYALANUSANTARA, Jakarta– Pemerintah terus mempercepat realisasi program 3…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Oppo bersiap meluncurkan smartphone terbarunya, Oppo F33…
NYALANUSANTARA, Semarang – Sebanyak 63 Aparatur Sipil Negara…
NYALANUSANTARA, Sragen– Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Xiaomi secara diam-diam menghadirkan dua smartphone terbarunya,…
Komentar