AgroNewsTV Intens Dukung Peternakan Lewat Program Bunga Soka
NYALANUSANTARA, Semarang- AgroNewsTV, saluran televisi yang dimiliki oleh Dreamlight World Media (DWM), semakin intens dalam mendukung sektor peternakan melalui pendekatan yang lebih dekat dengan peternak lokal. Salah satu program unggulannya, Bunga Soka (Sambung Rasa Saba Kandang), mengunjungi berbagai peternakan untuk menggali potensi integrasi peternakan dengan pengembangan desa wisata. Pada Selasa, 1 April 2026, program ini mengunjungi peternakan ayam Ketawa milik Suwartono, seorang peternak asal Pudakpayung, Semarang.
Ayam Ketawa, jenis ayam hias yang berasal dari Sidrap, Sulawesi Selatan, terkenal dengan kokokannya yang unik, menyerupai tawa manusia. Suwartono, yang akrab dipanggil Pak Nono, adalah peternak ayam Ketawa dengan konsep urban farming di kampung Siroto, Kelurahan Pudakpayung, Semarang. Selain itu, Pak Nono juga menjabat sebagai ketua kelompok tani sekaligus pegiat Desa Wisata (Deswita) di wilayah tersebut.
Sebelum terjun ke dunia peternakan ayam Ketawa, Pak Nono sudah berpengalaman dalam beternak ayam kampung saat masih duduk di bangku SMA. Saat itu, ia mengelola lebih dari 500 ekor ayam kampung, yang sudah cukup besar untuk seorang pelajar. Seiring berkembangnya zaman dan semakin pesatnya pembangunan perumahan di Kelurahan Pudakpayung, Pak Nono mulai mencari peluang baru di sektor peternakan. Pilihan akhirnya jatuh pada budidaya ayam Ketawa, sebuah jenis ayam hias yang sesuai dengan ketersediaan lahan di sekitar rumahnya.
Pada tahun 2019, Pak Nono mendapat seekor ayam jantan Ketawa dari seorang penghobi ayam di Magelang. Dengan menambah enam ekor ayam betina, ia mulai mengembangkan peternakan ayam Ketawa. Selain menjual bibit ayam Ketawa, ia juga menjual telur ayam Ketawa untuk konsumsi. Keberhasilan Pak Nono dalam mengelola peternakan ayam Ketawa terbukti dengan beberapa prestasi di ajang lomba ayam Ketawa baik di tingkat regional maupun nasional, di berbagai kategori seperti kategori dangdut, durasi, dan lainnya.
Yang lebih menarik, Pak Nono berhasil mengintegrasikan usaha peternakan ayam Ketawa dengan program pemerintah Kota Semarang. Sejak tahun 2023, Kelurahan Pudakpayung telah ditetapkan sebagai Desa Wisata, yang menggabungkan berbagai daya tarik seperti kesenian tradisional, keindahan alam, jajanan jadul, dan potensi peternakan. Bahkan, Pak Nono berhasil memprakarsai kontes ayam Ketawa tingkat nasional di Pudakpayung, yang menarik minat peserta dari luar provinsi Jawa Tengah. Usaha peternakan ayam Ketawa ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah setempat.
Kunjungan tim *Bunga Soka* dari DWM ke rumah Pak Nono disambut hangat oleh aparat kelurahan. Nuryati Purwaningsih, S.Si, Lurah Pudakpayung, menyatakan optimisme bahwa pengembangan Desa Wisata yang didukung oleh ayam Ketawa akan semakin berkembang dan menjadi daya tarik wisata di masa depan. Program ini diharapkan tidak hanya menguntungkan peternak lokal, tetapi juga membawa dampak positif bagi ekonomi dan pariwisata di Kelurahan Pudakpayung.
Editor: Redaksi
Terkait
NYALANUSANTARA, Ungaran— Pemilik dan pecinta ayam petarung atau…
Terkini
Film The Hostage’s Hero yang disutradarai oleh Revo…
NYALANUSANTARA, Semarang – Di tengah meningkatnya perhatian publik…
Film animasi David hadir sebagai proyek besar dari…
NYALANUSANTARA,, Sleman — Memulai hidup sehat sering kali…
NYALA NUSANTARA, Semarang – Dua windu lagi menuju…
NYALANUSANTARA, Semarang - Polsek Semarang Tengah, Polrestabes Semarang…
Film Warung Pocong menjadi salah satu rilisan terbaru…
NYALANUSANTARA, Semarang – PT KAI Daop 4 Semarang…
NYALANUSANTARA, Semarang – Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Kia India tengah mengembangkan generasi kedua Kia…
NYALANUSANTARA, Semarang - Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional…
Komentar