Naruna Ceramic Salatiga Tembus Ekspor ke 18 Negara, Dekranasda Jateng Apresiasi Kualitas dan Inovasi

Naruna Ceramic Salatiga Tembus Ekspor ke 18 Negara, Dekranasda Jateng Apresiasi Kualitas dan Inovasi

NYALANUSANTARA, Salatiga— Produsen keramik asal Kota Salatiga, Naruna Ceramic, berhasil menembus pasar internasional dengan mengekspor produknya ke 18 negara. Capaian itu mendapat apresiasi dari Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, saat mengunjungi showroom Naruna Ceramic di Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, Sabtu 4 April 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Nawal menilai keberhasilan Naruna Ceramic tidak lepas dari kualitas produk yang kuat, desain yang khas, serta strategi pemasaran yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

“Sementara sudah ekspor ke 18 negara dan akan menambah di empat negara, menjadi 22. Naruna ini bukan sekadar keramik. Yang pertama adalah kuat di desain. Jadi, kualitas produk itu penting,” kata Nawal usai kunjungan.

Saat ini, produk Naruna Ceramic telah dipasarkan ke sejumlah negara, di antaranya Australia, Belanda, Amerika Serikat, Jepang, Arab Saudi, dan beberapa negara lainnya. Dalam waktu dekat, perusahaan tersebut juga menargetkan perluasan pasar ke empat negara tambahan.

Dalam kunjungan itu, Nawal didampingi suaminya, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen. Keduanya meninjau langsung proses produksi dan berdialog dengan manajemen perusahaan mengenai perjalanan usaha serta strategi pengembangannya.

Menurut Nawal, selain kualitas, kekuatan Naruna Ceramic juga terletak pada desain produk yang memiliki nilai filosofi. Unsur tersebut dinilai menjadi daya tarik tersendiri bagi para pembeli dari luar negeri.

Ia juga menyoroti strategi pemasaran digital yang diterapkan Naruna Ceramic. Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital menjadi salah satu faktor penting yang membuat perusahaan ini mampu bertahan pada masa pandemi Covid-19 sekaligus memperluas jangkauan pasar hingga lintas benua.

“Bagaimana desain yang kuat, ada filosofinya, dan terus baru merambah ke pemasaran yang bukan hanya secara konvensional, tapi juga dengan digital,” ujarnya.

Tak hanya itu, Nawal mengapresiasi langkah Naruna Ceramic dalam memberdayakan usaha kecil melalui berbagai program binaan, termasuk yang dijalankan di Salatiga Eco Park. Menurut dia, pola pembinaan seperti itu dapat meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperluas dampak ekonomi bagi masyarakat.

Ia berharap model pembinaan tersebut dapat ditiru pelaku UMKM lain di Jawa Tengah agar semakin banyak usaha kecil yang tumbuh dan berkembang.


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini