Harga LPG 3 Kg Dipastikan Stabil, Pemerintah Jaga Stok dan Distribusi

Harga LPG 3 Kg Dipastikan Stabil, Pemerintah Jaga Stok dan Distribusi

ISTIMEWA

NYALANUSANTARA, JAKARTA- Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa harga LPG 3 kg bersubsidi tidak mengalami kenaikan dan tetap stabil. Selain itu, stok LPG subsidi juga dipastikan berada di atas standar minimum nasional.

Pemerintah, menurut Bahlil, terus menjaga kebijakan harga LPG 3 kg seperti halnya bahan bakar subsidi lainnya. Bahkan sejak program ini diluncurkan pada 2007, harga LPG 3 kg belum pernah mengalami kenaikan.

Namun demikian, ia menyoroti adanya potensi permainan harga di tingkat distributor dan pangkalan. Untuk itu, pemerintah berupaya menata sistem distribusi agar subsidi benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.

Sebelumnya, pemerintah sempat mencoba merapikan distribusi dengan menghapus pengecer. Kebijakan tersebut justru memicu antrean panjang, sehingga kini pengecer didorong untuk beralih menjadi subpangkalan resmi agar distribusi lebih tertata dan harga tetap terkendali.

Sementara itu, untuk LPG nonsubsidi seperti ukuran 5,5 kg dan 12 kg, harga ditentukan oleh pasar internasional. Acuan utamanya mengacu pada harga global seperti Saudi Aramco, sehingga fluktuasi harga dunia akan langsung memengaruhi harga di dalam negeri.

Sebagai contoh, PT Pertamina Patra Niaga telah menaikkan harga LPG 12 kg menjadi Rp228 ribu per tabung per 18 April 2026, dari sebelumnya Rp192 ribu. Kenaikan juga terjadi pada LPG 5,5 kg yang kini menjadi Rp107 ribu per tabung.

Kenaikan ini merupakan yang pertama sejak 2023 dan dipicu oleh tren harga LPG di pasar global.


Editor: Lulu

Komentar

Terkini