Danantara Kaji Pembentukan Perusahaan Leasing Pesawat untuk Dukung Pengadaan 50 Boeing

Danantara Kaji Pembentukan Perusahaan Leasing Pesawat untuk Dukung Pengadaan 50 Boeing

ISTIMEWA

NYALANUSANTARA, JAKARTA- Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, mengungkapkan bahwa Danantara tengah mengkaji kemungkinan membentuk perusahaan leasing atau penyewaan pesawat sendiri sebagai bagian dari strategi penguatan industri penerbangan nasional.

Pernyataan tersebut disampaikan Dony setelah menghadiri rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin. Menurutnya, opsi pembentukan perusahaan leasing masih dalam tahap kajian dan menjadi salah satu pertimbangan dalam rencana pengadaan 50 unit pesawat dari Boeing untuk PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

Dony menjelaskan bahwa keputusan pembelian puluhan pesawat tersebut tidak dapat dilakukan secara sederhana karena melibatkan berbagai aspek bisnis dan finansial. Pemerintah dan Danantara perlu mempertimbangkan waktu pengadaan pesawat, skema pembiayaan, model bisnis yang paling efisien, hingga kemungkinan penggunaan skema leasing.

Menurutnya, seluruh opsi yang tersedia akan dianalisis untuk menentukan langkah yang memberikan manfaat ekonomi paling besar bagi Indonesia dan perusahaan yang terlibat.

Rencana pengadaan 50 pesawat Boeing sendiri berkaitan dengan kesepakatan perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat yang ditandatangani pada Februari 2026. Kesepakatan tersebut tertuang dalam dokumen bertajuk Toward a New Golden Age for the U.S.-Indonesia Alliance yang memuat sejumlah komitmen perdagangan timbal balik antara kedua negara.

Dalam salah satu poin perjanjian tersebut, Indonesia berkomitmen melakukan pengadaan pesawat komersial serta barang dan jasa terkait sektor penerbangan dengan nilai mencapai 13,5 miliar dolar AS.

Sebelumnya, Rosan Perkasa Roeslani menyampaikan bahwa salah satu implementasi dari kesepakatan perdagangan tersebut adalah rencana pembelian 50 pesawat Boeing yang melibatkan Danantara dan sejumlah kementerian terkait.

Jika terealisasi, pembentukan perusahaan leasing pesawat oleh Danantara berpotensi menjadi langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan pada perusahaan leasing asing yang selama ini mendominasi industri penerbangan global. Selain memberikan fleksibilitas pembiayaan bagi maskapai nasional, skema tersebut juga dapat membuka peluang pengembangan ekosistem pembiayaan penerbangan di dalam negeri.

Meski demikian, Dony menegaskan bahwa seluruh rencana masih berada dalam tahap evaluasi dan kajian mendalam. Danantara akan memilih model bisnis yang dinilai paling menguntungkan serta berkelanjutan sebelum mengambil keputusan final terkait pengadaan pesawat maupun pembentukan perusahaan leasing tersebut.

preferred sources in Google Searc


Editor: Lulu

Komentar

Terkini