Menkeu Purbaya: Ego Sektoral di Kementerian Keuangan Mulai Hilang, Koordinasi Antarunit Kian Solid
ISTIMEWA
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa budaya kerja yang terkotak-kotak atau ego sektoral di lingkungan Kementerian Keuangan kini semakin berkurang. Menurutnya, transformasi organisasi yang dilakukan dalam beberapa tahun terakhir membuat Kementerian Keuangan menjadi lebih lincah, adaptif, dan mampu bekerja secara terpadu.
Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin. Ia menilai bahwa kondisi Kementerian Keuangan saat ini jauh lebih baik dibandingkan beberapa tahun lalu ketika masih terdapat banyak sekat antarsatuan kerja.
“Kalau dua tahun lalu ditanya apakah Kementerian Keuangan sudah agile, mungkin jawabannya belum. Namun sekarang saya melihat organisasi ini sudah jauh lebih agile. Memang masih ada beberapa silo, tetapi kami terus berupaya menguranginya semaksimal mungkin,” ujarnya.
Dalam dunia organisasi, istilah silo merujuk pada kondisi ketika unit atau departemen bekerja secara terpisah sehingga koordinasi dan kolaborasi menjadi kurang optimal. Menurut Purbaya, kondisi tersebut sempat menjadi tantangan di lingkungan Kementerian Keuangan.
Ia mencontohkan hubungan kerja antara Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) yang sebelumnya tidak berjalan efektif. Namun, berbagai upaya perbaikan yang dilakukan kini mulai membuahkan hasil sehingga kedua unit dapat bekerja sama dengan lebih baik.
“Dulu koordinasi antara pajak dan bea cukai cukup sulit. Sekarang sudah jauh lebih baik dan bisa dibereskan. Kami terus mendorong agar kolaborasi antarsatuan kerja semakin kuat,” katanya.
Selain koordinasi antarlembaga internal, Purbaya juga menyoroti persoalan mobilitas sumber daya manusia yang selama ini terkendala oleh batas-batas organisasi. Menurutnya, perpindahan pegawai dari satu direktorat jenderal ke direktorat lainnya sering kali menghadapi berbagai hambatan administratif dan budaya kerja.
Ia menilai kondisi tersebut kurang ideal karena seluruh unit di bawah Kementerian Keuangan sejatinya merupakan bagian dari satu organisasi yang sama dan harus dapat saling mendukung sesuai kebutuhan.
Ke depan, Kementerian Keuangan akan terus memperkuat integrasi dan sinergi antarsatuan kerja agar seluruh unit dapat bergerak dalam satu arah yang sama. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas organisasi sekaligus mendukung pelayanan publik yang lebih optimal.
Purbaya menegaskan bahwa tidak seharusnya ada lagi ego sektoral di masing-masing direktorat jenderal. Seluruh unit, menurutnya, harus mengedepankan kepentingan organisasi secara keseluruhan demi mencapai tujuan bersama.
Editor: Lulu
Terkini
NYALANUSANTARA, Brebes – Sektor peternakan di Kabupaten Brebes,…
Pemprov Jateng Bangun Tanggul Laut Hibrida di Pesisir, Siapkan Kawasan Pantura Sambut Giant Sea Wall
NYALANUSANTARA, Semarang– Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng)…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Spekulasi mengenai musik Awarapan 2 akhirnya terjawab.…
NYALANUSANTARA, Wonosobo– Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten…
Film Spirit yang dibintangi Prabhas dan Triptii Dimri…
NYALANUSANTARA, Semarang– Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng)…
NYALANUSANTARA, Bantul– Upaya pencarian korban tenggelam di kawasan…
NYALANUSANTARA, Tegal– Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meresmikan…
NYALANUSANTARA, Semarang - Ketua Komisi B DPRD Kota…
NYALANUSANTARA. Semarang – Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa…
Santika Indonesia Hotels & Resorts Region Jawa Tengah–Daerah…

Komentar