Wealth Wisdom 2026 Permata Bank: Perubahan Ekonomi Dinilai Bisa Jadi Peluang Investasi
NYALANUSANTARA, Semarang– Ketidakpastian ekonomi global tidak selalu harus dihadapi dengan sikap defensif. Dengan kemampuan membaca perubahan dan mengelola risiko secara tepat, dinamika ekonomi justru dapat membuka peluang investasi.
Pesan tersebut mengemuka dalam Wealth Wisdom 2026 yang digelar Permata Bank di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (22/8/2026). Mengusung tema “Turning Economic Shifts into Opportunities”, kegiatan ini mempertemukan nasabah Priority dan Private dengan ekonom serta praktisi investasi untuk membahas strategi menghadapi perubahan ekonomi.
Ekonom Senior INDEF Dr. Aviliani mengatakan kondisi ekonomi yang dinamis menuntut pelaku pasar dan investor untuk mampu beradaptasi. Menurut dia, berbagai tantangan yang muncul tetap menyimpan peluang bagi mereka yang mampu membaca perubahan lebih awal.
“Kita tetap perlu optimis di tengah dinamika ekonomi global saat ini. Di balik berbagai tantangan, masih terdapat peluang yang dapat dimanfaatkan,” ujar Aviliani.
Menurut dia, kemampuan memahami risiko menjadi salah satu kunci agar individu maupun pelaku usaha tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga tetap memiliki ruang untuk tumbuh.
Perspektif tersebut kemudian dilengkapi oleh Krizia Maulana, CAIA, Associate Director sekaligus Head of Investment Specialist Eastspring Investments Indonesia.
Krizia menilai ketangguhan investasi bukan berarti menghindari risiko sepenuhnya. Sebaliknya, investor perlu memahami risiko dan mengelolanya melalui strategi yang terukur.
Ia menyebut tiga prinsip utama yang perlu diperhatikan investor, yakni diversifikasi, selektivitas, dan fleksibilitas.
Diversifikasi diperlukan agar portofolio tidak bergantung pada satu sumber imbal hasil, termasuk dengan mempertimbangkan saham dan obligasi di pasar domestik maupun global. Sementara selektivitas tetap diperlukan dengan memperhatikan fundamental dan valuasi aset.
“Fleksibilitas penting agar alokasi aset dapat disesuaikan dengan perubahan risiko dan potensi imbal hasil, bukan didorong oleh rasa takut maupun FOMO,” kata Krizia.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Wealth Wisdom 2026 yang tahun ini mengusung tema besar “Finding Balance, Building Resilience” dengan semangat “Growing Together Through Changes”.
Semarang menjadi kota pertama dalam rangkaian Wealth Wisdom tahun ini. Pemilihan Jawa Tengah juga sejalan dengan kondisi ekonomi daerah yang masih tumbuh positif.
Berdasarkan data BPS Jawa Tengah, perekonomian Jawa Tengah pada triwulan II 2026 tumbuh 5,71 persen secara tahunan. Sementara pertumbuhan ekonomi secara kumulatif pada Semester I 2026 mencapai 5,80 persen.
Direktur Consumer dan Branch Banking Permata Bank, Eddie Sajoga, mengatakan kondisi tersebut membuat Semarang menjadi titik awal yang relevan bagi rangkaian Wealth Wisdom 2026.
“Semarang menjadi titik awal yang tepat untuk memulai perjalanan Wealth Wisdom tahun ini,” katanya.
Eddie mengatakan Wealth Wisdom dirancang untuk membantu nasabah memperluas perspektif dalam menyusun masa depan finansial, baik pada level individu, keluarga maupun bisnis.
Memasuki tahun ke-12, Wealth Wisdom tidak hanya menempatkan pertumbuhan aset sebagai tujuan pengelolaan kekayaan. Permata Bank memperluas pendekatannya melalui enam pilar, yakni Frugality, Purpose, Health, Relation, Giving, dan Moments.
Pendekatan tersebut menempatkan kekayaan dalam konteks yang lebih luas, termasuk keseimbangan kehidupan, kesehatan, hubungan, kontribusi sosial, dan pengalaman hidup.
Rangkaian Wealth Wisdom 2026 selanjutnya akan menyambangi Makassar pada 10 September, Bali pada 15 September, Medan pada 23 September, Bandung pada 30 September, dan Surabaya pada 7 Oktober. Rangkaian tersebut kemudian ditutup di Jakarta pada 22 Oktober 2026.
Permata Bank juga menyediakan pendampingan Wealth Management melalui Relationship Manager serta layanan digital Digital Transaction Assistance (DiTA).
Untuk mempersiapkan generasi penerus, Permata Bank menghadirkan Next Gen Trip to Shanghai 2026 bagi generasi muda dari keluarga nasabah Priority dan Private. Peserta mendapatkan pengalaman langsung melalui kunjungan ke universitas dan perusahaan di Shanghai guna memperluas wawasan global, kepemimpinan, dan perspektif bisnis.
Editor: Redaksi
Terkait
NYALANUSANTARA, Solo- Bertepatan dengan bulan suci Ramadan, Permata…
Terkini
NYALANUSANTARA, Ungaran- Kabupaten Banyumas berhasil meraih juara umum…
Semarang — Sebanyak 1.000 peserta mengikuti DOSS Photolympic…
NYALANUSANTARA, SEMARANG- Maxim resmi menghadirkan layanan BikeXL di Semarang…
NYALANUSANTARA, KLATEN- Maxim menyalurkan santunan penggantian biaya pengobatan sebesar…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- UniPin, platform penyedia layanan produk digital, resmi…
Semarang — Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng memperkuat…
Semarang — Lebih dari 3.000 peserta mengikuti Semarang…
NYALANUSANTARA, SURABAYA- Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP)…
NYALANNUSANTARA, YOGYAKARTA- Festival Pesta Boneka 2026 yang diinisiasi Papermoon…
NYALANUSANTARA, Kendal – Kabupaten Kendal memiliki potensi untuk…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Serangan yang menyasar Bandara Internasional Raja Khalid…

Komentar