OJK Sebut Sektor Jasa Keuangan di Indonesia Sangat Stabil

OJK Sebut Sektor Jasa Keuangan di Indonesia Sangat Stabil

Jumlah investor di pasar modal terus menunjukkan kenaikan pesat hingga mencapai angka 31,14 juta pemegang akun. Penghimpunan dana oleh korporasi melalui penawaran umum berhasil mencatatkan nilai kumulatif sebesar Rp128,80 triliun rupiah.

Penggalangan dana melalui mekanisme crowdfunding juga terus tumbuh subur untuk membantu pendanaan para pelaku UMKM nasional. Total dana yang terhimpun melalui instrumen ini telah menembus angka fantastis yakni sebesar Rp2,04 triliun rupiah.

Otoritas Jasa Keuangan konsisten memperketat pengawasan hukum demi menjaga integritas ekosistem pasar keuangan dari berbagai pelanggaran. Sanksi denda senilai Rp104,63 miliar telah dijatuhkan kepada pihak-pihak yang terbukti melanggar regulasi yang berlaku.

Friderica Widyasari Dewi kembali menyampaikan pernyataan tegas terkait kebijakan penegakan hukum di bawah kewenangan lembaga OJK. Beliau menggarisbawahi pentingnya keterbukaan serta penerapan prinsip tata kelola yang baik pada setiap lembaga finansial.

“Penegakan hukum dan pengenaan sanksi tegas merupakan kunci utama untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap pasar keuangan,” ujar Friderica. Pernyataan ini mempertegas bahwa transparansi merupakan fondasi terpenting dalam menjaga stabilitas sistem keuangan jangka panjang.

Kinerja intermediasi perbankan nasional mencatatkan pertumbuhan kredit yang sangat solid yakni mencapai angka 13,58 persen. Total penyaluran kredit perbankan secara nasional kini telah menembus angka jumbo yaitu sebesar Rp9.135 triliun rupiah.

Kredit investasi tumbuh paling tinggi yaitu mencapai 25,13 persen diikuti oleh kenaikan kredit modal kerja secara berkelanjutan. Selain itu penyaluran kredit pada segmen korporasi turut mengalami lonjakan pertumbuhan sebesar 22,10 persen.

Pembiayaan berbasis digital Buy Now Pay Later yang disalurkan bank mencatatkan lonjakan tajam sebesar 31,22 persen. Total outstanding pembiayaan instrumen ini mencapai Rp31,56 triliun dengan jumlah akun konsumen mencapai 33,50 juta.

Dana Pihak Ketiga perbankan terakselerasi dengan tumbuh sebesar 11,21 persen hingga menyentuh angka Rp10.336 triliun rupiah. Pertumbuhan simpanan masyarakat tertinggi terjadi pada jenis instrumen deposito yang tumbuh sebesar 13,13 persen.

Indikator likuiditas perbankan tetap berada pada level aman yang jauh melampaui batas minimum ambang regulasi OJK. Kualitas kredit terjaga sangat baik yang tercermin dari rasio kredit bermasalah net sebesar 0,81 persen.

preferred sources in Google Searc


Editor: Holy

Komentar

Terkini