Produksi Padi Tembus 43,89 Juta Ton hingga Agustus 2026, Pemerintah Antisipasi El Nino
ISTIMEWA
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Pemerintah terus memperkuat upaya menjaga produksi padi nasional di tengah ancaman El Nino. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan pengelolaan air dan optimalisasi pompanisasi menjadi bagian dari strategi mitigasi untuk mempertahankan produktivitas pertanian.
“Pemerintah melakukan berbagai langkah mitigasi untuk menjaga produksi tetap berjalan, terutama melalui penguatan pengelolaan air dan optimalisasi pompanisasi di wilayah yang menghadapi keterbatasan air,” ujar Amran di Jakarta, Minggu.
Menurut Amran, penyediaan pompa dilakukan untuk memastikan lahan pertanian tetap mendapatkan pasokan air sehingga petani dapat mempertahankan kegiatan produksi. Pemerintah juga memastikan petani memperoleh dukungan sarana produksi untuk menghadapi tantangan iklim.
“Kami turun, pasang pompa-pompa, kita tidak boleh menyerah. Kita tidak boleh membiarkan petani jalan sendiri, kita harus turun tangan,” katanya.
Upaya tersebut berjalan seiring dengan capaian produksi padi nasional yang masih menunjukkan pertumbuhan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produksi padi pada Januari-Agustus 2026 mencapai 43,89 juta ton gabah kering giling (GKG).
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan angka tersebut meningkat 0,07 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025. Perhitungan tersebut telah menggunakan data luas panen dan produktivitas yang berstatus angka tetap.
“Produksi padi dari Januari sampai dengan Agustus 2026 mencapai 43,89 juta ton GKG atau naik 0,07 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2025,” ujar Ateng.
Luas Panen dan Produksi Beras Ikut Meningkat
Kenaikan produksi padi juga sejalan dengan pertumbuhan luas panen. BPS mencatat luas panen padi sepanjang Januari-Agustus 2026 mencapai 8,32 juta hektare, atau meningkat 0,11 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan produksi padi turut mendorong produksi beras untuk kebutuhan konsumsi masyarakat. Pada periode yang sama, produksi beras tercatat mencapai 25,29 juta ton, naik 0,07 persen dibandingkan Januari-Agustus 2025.
Editor: Lulu
Terkini
NYALANUSANTARA, Ungaran- Kabupaten Banyumas berhasil meraih juara umum…
Semarang — Sebanyak 1.000 peserta mengikuti DOSS Photolympic…
NYALANUSANTARA, SEMARANG- Maxim resmi menghadirkan layanan BikeXL di Semarang…
NYALANUSANTARA, KLATEN- Maxim menyalurkan santunan penggantian biaya pengobatan sebesar…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- UniPin, platform penyedia layanan produk digital, resmi…
Semarang — Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng memperkuat…
Semarang — Lebih dari 3.000 peserta mengikuti Semarang…
NYALANUSANTARA, SURABAYA- Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP)…
NYALANNUSANTARA, YOGYAKARTA- Festival Pesta Boneka 2026 yang diinisiasi Papermoon…
NYALANUSANTARA, Kendal – Kabupaten Kendal memiliki potensi untuk…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Serangan yang menyasar Bandara Internasional Raja Khalid…

Komentar