Ingin Produk atau Jasamu Tepat Sasaran, Ini yang Kalian Wajib Ketahui
NYALANUSANTARA, Semarang- Sebagai pelaku usaha, kalian pasti menginginkan produk atau jasa yang ditawarkan tepat sasaran, kan? Nah, untuk mencapai tujuan tersebut, penting bagi para pelaku UMKM untuk mengenal siapa pelanggan loyal yang rutin membeli produk melalui konsep buyer persona. Yuk, kita bahas lebih lanjut!
Apa Itu Buyer Persona dalam Dunia Bisnis?
Menurut Hubspot, buyer persona adalah representasi semi-fiktif dari pelanggan ideal pelaku UMKM, yang didasarkan pada data riset pasar dan informasi nyata tentang pelanggan yang ada. Dengan kata lain, buyer persona membantu kalian memahami karakteristik, kebutuhan, dan perilaku konsumen sehingga bisa menargetkan strategi penjualan dengan lebih efektif.
Masih bingung sama konsepnya? berikut ini contoh penerapannya di bisnis UMKM Warung Kopi.
Misalnya, kita namai Warung Kopi ‘Sejahtera’ yang menjual kopi lokal. Melalui observasi dan wawancara 15-20 pelanggan, pemilik warung mendapati bahwa sebagian besar pelanggan mereka adalah pekerja kantoran berusia 25-35 tahun yang datang untuk mengisi waktu istirahat siang.
Mereka mencari tempat yang nyaman dengan harga terjangkau untuk melepas penat sejenak dari pekerjaan di kantor. Berdasarkan informasi ini, pemilik Warung Kopi “Sejahtera” kemudian menciptakan buyer persona bernama "Andi," seorang karyawan yang menghargai kenyamanan dan kecepatan pelayanan.
Nah, sosok Andi ini jadi acuan konsumen loyal Warkop Sejahtera yang perlu dirawat. Maka, strategi penjualan terus mengacu ke Andi dengan mengutamakan pelayanan ramah dan sederhana, kecepatan dalam melayani pesanan, tempat yang nyaman untuk ngobrol atau ambil waktu sendirian dan sebagiannya. Strategi dilakukan sebagai upaya meningkatkan penjualan dan menjaga konsumen loyal.
Untuk kalian ketahui, mengembangkan buyer persona memiliki banyak manfaat, di antaranya:
Pertama Menjual Produk Lebih Tepat Sasaran: Dengan memahami siapa pelanggan kalian, strategi pemasaran dapat lebih terfokus, sehingga pesan yang disampaikan lebih relevan.
Kedua Pengembangan Produk yang Sesuai: Produk atau jasa yang ditawarkan bisa lebih sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pelanggan.
Ketiga Efisiensi Anggaran: Dengan strategi yang tepat sasaran, anggaran pemasaran bisa digunakan lebih efisien, mengurangi biaya yang tidak perlu.
Editor: Redaksi
Terkait
NYALANUSANTARA, Blora – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI)…
NYALANUSANTARA, Kebumen- Program bantuan UMKM berupa pemberian bahan…
Terkini
NYALANUSANTARA, Jakarta- Pasar roti dan kue di Indonesia…
NYALANUSANTARA, Jakarta- Setelah menjalani rutinitas sepanjang pekan, akhir…
NYALANUSANTARA, Jakarta- ZTE Corporation (0763.HK / 000063.SZ), penyedia…
NYALANUSANTARA, Semarang— Rasa pegal yang dirasakan Rosyid setelah…
Semarang - Kanwil Kemenkum Jateng bersama Badan Riset…
Film fiksi ilmiah Alpha Gang menawarkan premis yang…
NYALANUSANTARA, Jakarta— Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan…
NYALANUSANTARA, Semarang— Tidak ada lantunan ayat yang terdengar…
MTQ Nasional XXXI di Semarang Catat Sejarah, Penyandang Tuli Ikuti Eksibisi Tartil Al-Qur’an Isyarat
NYALANUSANTARA, Semarang— Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI…
NYALANUSANTARA, Jakarta— Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan…
Semarang – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mengajak…

Komentar