Kredit UMKM di Bulan November, Tumbuh Hingga 8,5 Persen YoY

Kredit UMKM di Bulan November, Tumbuh Hingga 8,5 Persen YoY

NYALANUSANTARA, Jakarta- Kredit kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tumbuh sebesar 8,5% year on year (yoy) pada November 2023. Nilai penyaluran kredit ke sektor ini mencapai Rp 1.354,8 triliun.

Mengacu uang beredar (M2) dan faktor yang memengaruhi dari Bank Indonesia (BI), nilai kredit UMKM tersebut mencakup 19,55% dari total kredit yang disalurkan perbankan sampai November 2023 mencapai Rp 6930,1 triliun. 

Porsi tersebut sedikit menurun dibandingkan dengan periode Oktober 2023, saat kredit UMKM mencakup 19,53% dari total kredit. Hal itu dipengaruhi pertumbuhan kredit kepada UMKM yang lebih rendah dibandingkan laju kenaikan total kredit perbankan. Secara keseluruhan, kredit perbankan tercatat meningkat 9,7% (yoy) pada November 2023, sedangkan kredit UMKM hanya tumbuh 8,5% (yoy).

Kredit UMKM sendiri ditopang oleh penyaluran ke segmen mikro yang tumbuh sampai dengan 24,5% (yoy) menjadi Rp 618,7 triliun hingga November 2023. Sedangkan kredit ke segmen kecil turun 1,7% (yoy) menjadi Rp 427,4 triliun, begitu juga kredit segmen menengah yang susut 2,5% (yoy) menjadi Rp 308,8 triliun.

Dari sisi penggunaan, kredit kepada UMKM berupa modal kerja meningkat 4,8% (yoy) atau telah menembus Rp 1.004,7 triliun pada November 2023. Sementara kredit UMKM dengan penggunaan investasi naik 20,8% (yoy) menjadi Rp 350,1 triliun.

Pada November 2023, suku bunga kredit tercatat menurun. Rata-rata tertimbang suku bunga kredit sebesar 9,29%, lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 9,37%.

Sementara suku bunga simpanan tercatat meningkat, baik simpanan berjangka tenor 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan. Penurunan hanya terjadi pada suku bunga pinjaman berjangka dengan tenor 24 bulan pada November 2023.

preferred sources in Google Searc


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini