Muhamad Mifzal Sukses Berternak Itik dengan Bermodalkan Rp4 Juta

Muhamad Mifzal Sukses Berternak Itik dengan Bermodalkan Rp4 Juta

NYALANUSANTARA, Semarang- Suatu bidang usaha jika dilakukan dengan niat dan kesetiaan yang sungguh-sungguh maka akan membuahkan hasil yang maksimal. Salah satu pengusaha yang telah sukses itu, Muhamad Mifzal Saputra mahasiswa Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP) Universitas Diponegoro dalam berbudidaya unggas jenis itik.

Mifzal bahkan kini sudah pantas disebut sebagai juragan desa, ia mengaku memulai usahanya bermodalkan uang Rp4 juta. "Saya memulai beternak itik dari uang hanya Rp 4 juta. Itu adalah kado ulangtahun dari ayah saya," ucap Mifzal Saputra di acara Juragan Desa yang diselenggarakan Dreamlight World Media (DWM) bekerjasama dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Jawa Tengah. 

Acara tersebut berlangsung di dangau areal persawahan Kalipancur Central Park (KCP) Kamis 24 April 2025.

"Jika umumnya hadiah ulang tahun dibelikan barang seperti telepon selular atau sèpeda motor, saya ingin berbeda, saya belikan 50 ekor itik," lanjut pria kelahiran tahun 2002 yang kini sedang menggarap tugas akhir itu.

Mengapa memilih itik dan bukan ayam atau unggas lain, Mifzal menyebut, memelihara itik itu tidak ribet, "Bisa disebut sangat simpel, tidak harus mencari pakan dengan cara mengarit. Hanya memberi pakan olahan saja. Harus diketahui itik itu unggas yang jarang sakit," ujar anak muda yang memiiki hobi kebugaran.

Tinggal di Kalongan Ungaran Timur Kabupaten Semarang, Mifzal mengaku harus riset dahulu soal peritikan, ditambah dengan rajin berguru pada peternak lain. 

Mifzal mengawali ternaknya dengan 50 ekor itik, kini ia memiliki ribuan ekor dan bahkan merambah ke ayam, meski populasinya belum sebanyak itik.

Dari beternak itu Mifzal bisa lulus dari Undip, meski ia mengakui dalam beternak itik, banyak ilmu yang diperoleh tidak tertulis namun dari pengalaman keseharian yang dilaluinya.

Mifzal pun membagi tips bagi para pemula yang ingin memelihara itik. "Jagalah kandangnya agar tetap nyaman dan tidak lembab. Itik hanya rentan pada penyakit mata biru. Tapi itu bisa dihindari dengan vaksin dan obat," tutup Muhamad Mifzal Saputra.

Juragan Desa adalah program yang berisi kisah perjalanan sukses petani ternak. Oleh DWM program yang diprakarsai (alm); drh. Nugrioho ini menjadi acara tetapTVRI Jateng pada awal tahun 2000.


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini