Prabowo Siapkan Rp 42,3 Triliun untuk Listrik Masuk ke 10.000 Desa dan Dusun
NYALANUSANTARA, DEPOK- Presiden terpilih Prabowo Subianto berkomitmen menghadirkan pemerataan energi melalui alokasi anggaran sebesar Rp 42,3 triliun untuk mendukung program elektrifikasi di lebih dari 10.000 desa dan dusun di seluruh Indonesia.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyatakan bahwa pemerintah bersama PLN dan Kementerian ESDM telah menyusun peta jalan (roadmap) elektrifikasi pedesaan. Fokus utama kini bukan hanya pada tingkat desa, tetapi telah menyasar hingga ke tingkat dusun, yang sering kali belum terjangkau aliran listrik.
"Kami tak lagi hanya melihat desa secara umum, tapi menyisir hingga ke dusun-dusun yang kerap luput dari perhatian," ungkap Darmawan dalam rapat bersama Komisi XII DPR pada Rabu (14/5).
Program ini telah mendapatkan dukungan penuh dari Prabowo dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, termasuk saat meresmikan PLTA Jatigede pada Januari 2025 lalu. PLN sendiri masih melakukan pemetaan ulang kebutuhan dan kesiapan infrastruktur di setiap wilayah operasionalnya.
Darmawan menyebutkan, berdasarkan Rencana Anggaran Biaya (RAB), dibutuhkan dana Rp 42,3 triliun untuk merealisasikan target 10.068 desa dan dusun berlistrik. Anggaran ini akan digunakan untuk mempercepat pembangunan jaringan distribusi dan transmisi listrik ke wilayah-wilayah terpencil.
Saat ini, rasio elektrifikasi nasional telah mencapai 99,83 persen, sementara rasio desa berlistrik secara nasional sebesar 99,92 persen. Namun, rasio elektrifikasi khusus PLN masih di angka 98,45 persen, dan rasio desa berlistrik oleh PLN berada di 93,05 persen.
Masih ada 5.821 desa tanpa akses listrik PLN, dengan sebaran terbanyak di Papua dan Papua Barat (4.307 desa), disusul Kalimantan (855 desa), Sulawesi (235 desa), dan wilayah lainnya. Pemerintah melalui Dirjen Ketenagalistrikan Jisman Hutajulu mengajak seluruh kementerian dan lembaga untuk berkolaborasi dalam mewujudkan pemerataan energi nasional.
"Elektrifikasi bukan hanya tugas ESDM. Ini tanggung jawab bersama seluruh pihak yang bergerak di bidang infrastruktur dan pembangunan wilayah," ujar Jisman dalam Rapat Monitoring dan Evaluasi Listrik Desa Triwulan IV 2024.
Editor: Lulu
Terkait
NYALANUSANATARA, Jakarta- Tarif tenaga listrik untuk triwulan I…
NYALANUSANTARA, Surabaya - Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin…
Terkini
NYALANUSANTARA, SHENZHEN- Menjelang penyelenggaraan Pertemuan Para Pemimpin Ekonomi Kerja…
Semarang - Suasana penuh semangat dalam menyambut Hari…
NYALANUSANTARA, AGAM- Seekor harimau Sumatra betina berhasil dievakuasi menggunakan…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan Republik…
NYALANUSANTARA, YUNAN- Provinsi Yunnan di China dan Provinsi Bali…
NYALANUSANTARA, Semarang– ASTON Inn Pandanaran Semarang memperkuat hubungan…
NYALANUSANTARA, Semarang– Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyalurkan sebanyak…
NYALANUSANTARA, Semarang— Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang melalui…
NYALANUSANTARA, Semarang – Menciptakan lingkungan sekolah yang aman…
NYALANUSANTARA, Semarang – Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro (UNDIP)…
NYALANUSANTARA, Tegal – Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa…

Komentar