Hippindo Minta Perlindungan Ekosistem Ritel di Tengah Aksi Demonstrasi

Hippindo Minta Perlindungan Ekosistem Ritel di Tengah Aksi Demonstrasi

NYALAUSANTARA, BANDUNG- Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) meminta adanya perlindungan bagi ekosistem ritel, termasuk industri padat karya, di tengah berlanjutnya aksi demonstrasi di sejumlah daerah.

Ketua Umum Hippindo, Budihardjo Iduansjah, dalam keterangan tertulis pada Sabtu (30/8), menegaskan bahwa semua pihak perlu menahan diri, mengutamakan keselamatan, dan menjaga ketertiban bersama.

“Hippindo mendukung langkah pemerintah dalam menjamin keamanan masyarakat, termasuk pengamanan pusat perbelanjaan, objek vital, serta kelancaran distribusi logistik dan barang kebutuhan pokok. Hal ini penting agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan tanpa gangguan,” ujar Budihardjo.

Perlindungan Ekonomi dan Lapangan Kerja

Budihardjo menekankan pentingnya perlindungan terhadap keberlangsungan sektor ritel dan ekosistemnya yang melibatkan jutaan pekerja beserta keluarganya, serta sektor lain yang menopang perekonomian nasional.

Ia mengajak masyarakat untuk mengedepankan dialog, kebersamaan, dan langkah konkret dalam menjaga ketenangan publik.

“Dengan dialog dan kebersamaan, kita bisa memperkuat persatuan nasional sekaligus memastikan roda ekonomi terus bergerak demi kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Dukung Aspirasi, Imbau Jaga Ketertiban

Hippindo, menurut Budihardjo, menghargai hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi sesuai koridor hukum. Namun, ia mengimbau agar keselamatan diri, ketertiban umum, dan keberlangsungan ekonomi tetap dijaga.

“Ritel dan pusat perbelanjaan adalah penggerak ekonomi nasional. Kami berharap situasi tetap kondusif sehingga aktivitas ekonomi dan pelayanan masyarakat tidak terganggu,” ucapnya.

Koordinasi dengan Pemerintah

Hippindo juga terus berkoordinasi dengan pemerintah untuk menyiapkan langkah mitigasi sekaligus menjembatani aspirasi peritel dan penyewa pusat perbelanjaan.

Budihardjo menambahkan, pemerintah diharapkan dapat memastikan penjagaan di pusat aktivitas publik serta membuka ruang dialog yang konstruktif dengan masyarakat.


Editor: Lulu

Terkait

Komentar

Terkini