Kredit Hijau Perbankan Tembus Rp 2.075 Triliun, OJK Dorong ESG dan Net Zero 2060

Kredit Hijau Perbankan Tembus Rp 2.075 Triliun, OJK Dorong ESG dan Net Zero 2060

NYALANUSANTARA, TANGGERANG- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penyaluran kredit hijau atau pembiayaan berkelanjutan oleh perbankan nasional mencapai Rp 2.075 triliun per Desember 2024, naik dari Rp 1.959 triliun pada 2023.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menjelaskan bahwa penyaluran terbesar berasal dari Bank KBMI 4 yang menyumbang Rp 1.471 triliun atau 70,9% dari total kredit hijau tahun lalu.

Menurutnya, pertumbuhan ini tak lepas dari bauran kebijakan OJK, salah satunya lewat penerbitan Climate Risk Management & Scenario Analysis (CRMS), kerangka terpadu yang mengatur tata kelola, strategi, manajemen risiko, hingga pengungkapan iklim.

Selain itu, pada Februari 2025 OJK telah meluncurkan Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI) Versi 2 sebagai panduan sektor keuangan dalam mengidentifikasi aktivitas ekonomi ramah lingkungan yang mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB).

Dian menegaskan, OJK bersama perbankan berkomitmen mendorong penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta memperkuat ekosistem pembiayaan hijau. Langkah ini sejalan dengan target pemerintah untuk mencapai Net Zero Emission (NZE) pada 2060.


Editor: Lulu

Terkait

Komentar

Terkini