SMKN 1 Pacitan Kunjungi Museum Media DWM

SMKN 1 Pacitan Kunjungi Museum Media DWM

NYALANUSANTARA, Ungaran- Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), sebuah program keahlian di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) ternyata tidak hanya fokus pada penyiapan infrastruktur dan pengelolaan teknologi informasi dan komunikasi, tetapi juga mempelajari multi media secara umum.

"Itu sebabnya jauh- jauh dari Jawa Timur jkami perlu berkunjung ke studio Dreamlight Ungaran yang megah ini guna belajar banyak hal," kata Achmad Syaifudin, MPd, selaku Kepala SMK Negeri 1 Pacitan, Jawa Timur saat membawa para siswanya dalam kunjungan industri ke Dreamlight World Media (DWM) Ungaran, Kabupaten Semarang akhir pekan lalu.

Mereka belajar banyak hal dalam hitungan jam bahkan menit yang dimaksud adalah praktik langsung sinematografi di kelas akting (seni peran), editing, membaca berita (host), animasi, dan sejarah media. 

Dunia seni peran di kelas akting ternyata menarik para siswa. Hal itu terbukti dengan antusiasme peserta ikut menjajal kemampuan beradu akting dan sesama rekannya dengan arahan sutradara.

Kelas akting yang diampu Agus Priandono, sutradara senior Dreamlight berhasil membuat siswa mau mencoba berakting.

"Banyak yang baru kami dapat dari kunjungan ini. Kelas akting itu sangat menarik. Ternyata berakting dengan wajar itu sulit ya," ucap Famida dan Ardan Maulana siswa kelas 11, meski begitu mereka tergoda untuk mencoba praktik berakting dan membaca berita di depan kamera.

Bagaimana sebenarnya minat siswa pada seni akting/peran? "Antusias. Mereka senang banget mencoba imemahami skrip naskah dan mengekspresikannya," ujar Agus Priandono.

Ia menambahkan beberapa siswa sudah pintar berakting di depan kamera. "Lumayan baik, meski beberapa ada yang kayak membaca bukan seperti dialog, tapi ada yang pinter berakting," lanjut Agus yang berpengalaman membesut program realiti seperti "Tukar Nasib", "Tolong" , "Bedah Rumah" produksi Dreamlight ini.

Pengalaman lain bagi siswa menonton tayangan film di studio dengan layar imersif dan museum evolusi media membuat para siswa semakin paham dunia dunia sinematografi yang sesungguhnya.

Layar imersif adalah teknologi tampilan canggih yang dirancang untuk menciptakan pengalaman visual dan penonton merasa terbenam di dalamnya.


 


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini