Bayu Skak Motivasi Maba UPGRIS Manfaat Berpikir Kritis dan Kreatif Angkat Budaya Lokal

Bayu Skak Motivasi Maba UPGRIS Manfaat Berpikir Kritis dan Kreatif Angkat Budaya Lokal

NYALANUSANTARA, Semarang - Pemuda multi talenta, Bayu Eko Moektito atau yang dikenal dengan Bayu Skak mengajak mahasiswa baru Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) agar mampu berpikir kritis dan kreatif. Hal itu ia ungkapkan saat menghadiri Gala Karya Mahasiswa UPGRIS 2025 di balairung kampus setempat, Kamis (16/10)

Bayu Skak merupakan anak muda yang kreatif  dan berpikir kritis sehingga menghasilkan produk-produk yang luar biasa dengan memanfaatkan budaya lokal. Ia adalah aktor, personalia YouTube, sutradara, penulis naskah, komedian, penyanyi, serta penulis lagu.

“Saya mempunyai gagasan berbudaya kreatif yang masih satu jalur dengan creative thinking. Berbudaya kreatif memiliki makna selalu berfikir kreatif untuk mencari solusi, yang menjadi pangkal dari ekonomi kreatif dan akan menghadirkan industri kreatif,” ucapnya.

Menurutnya, berbudaya kreatif harus diawali dengan berpikir kreatif untuk mencari solusi. Berpikir kreatif dapat membuka peluang potensi diri mahasiswa, dan dikenal masyarakat luas.

“Jika menerapkan budaya kreatif pasti hasilnya akan luar biasa. Bisa berkembang menjadi industri kreatif,” ujarnya.

Rektor UPGRIS, Dr Sri Suciati MHum berharap kehadiran Bayu Skak bisa memberikan motivasi dan inspirasi mahasiswanya. Mereka dapat mengenali dan menggali potensi diri untuk selalu kreatif dan berpikir kritis.

“Mudah-mudahan ini menjadi pemantik mahasiswa untuk menggali potensi diri mereka. Mereka bisa mengerti potensia dan mengembangkannya secara maksimal,” katanya.


Editor: Holy

Komentar

Terkini