Jelang Pemilu, Pakar UNAIR Berikan Tips Menjaga Kesehatan bagi KPPS
Dr Andrianto dr Sp JP SubSp IKKv(K) FIHA FAPSC FESC, Dokter Sekaligus Dosen di Fakultas Kedokteran (FK) UNAIR
NYALANUSANTARA, Surabaya – Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) akan menjadi garda terdepan dalam Pemilihan Umum (Pemilu) pada Rabu (14/2/2024). Sayangnya, terhitung 894 anggota KPPS dalam laporan Kompas.id meninggal dunia pada pemilu sebelumnya.
Dokter Sekaligus Dosen di Fakultas Kedokteran (FK) UNAIR Dr Andrianto dr Sp JP SubSp IKKv(K) FIHA FAPSC FESC juga menyoroti kejadian tersebut. Hasil analisis Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyebut penyebab utama meninggalnya tragedi tersebut adalah riwayat penyakit bawaan dan beratnya beban kerja.
Meskipun kini anggota KPPS telah menunjukkan surat keterangan sehat saat mendaftar, bukan berarti kejadian tersebut tidak akan terulang. Menurut dr Andrianto, surat tersebut tidak banyak menjamin mengingat kebanyakan penyakit bawaan, terutama kardiovaskular bersifat asymptomatic.
“Penyakit-penyakit kardiovaskular sendiri banyak asymptomatic atau tanpa gejala, itulah yang harus menjadi kewaspadaan,” terang dr Andrianto dalam sesi wawancara pada Jumat (12/2/2024).
Seseorang untuk bisa melakukan pekerjaan ekstra, lanjutnya, harus memiliki kesiapan fisik dan mental. Kesiapan tersebut bermula dari sebelum hingga berakhirnya pelaksanaan tugas anggota KPPS.
Tips Menjaga Kesehatan
Dr Andrianto mengingatkan untuk jangan sampai kelelahan sebelum hari pelaksanaan, meskipun ia sadar bahwa persiapannya pun tidaklah ringan. Maka dari itu, perlu manajemen waktu istirahat yang baik, tahu kapan waktu kerja dan kapan waktunya istirahat.
Hal yang sama juga berlaku saat pelaksanaan pemilu. Meskipun istirahat dan beban saat penyelenggaraannya tidak seimbang, KPPS bisa menyiasati waktu sedemikian rupa untuk memulihkan tenaga walau sebentar.
“Harus juga mengatur beban agar tidak berlebihan. Pengaturan jam istirahat harus sedemikian rupa sehingga tubuh ada fase untuk recovery,” jelasnya.
Kedua, kecukupan gizi juga menjadi penunjang. Ia tidak menyarankan doping, istilah yang masyarakat kenal dengan mengonsumsi obat-obatan tertentu untuk memperkuat tubuh selama bertugas.
Editor: Admin
Terkait
NYALANUSANTARA, Surabaya - Institut Teknologi Bandung (ITB) mencoba…
NYALANUSANTARA, Surabaya - Sebuah terobosan besar telah dilakukan…
NYALANUSANTARA, Surabaya - Tim mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR)…
Terkini
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Ekspansi merek otomotif China ke pasar Indonesia…
NYALAUSATARA, JAKARTA- Pabrikan otomotif asal China, iCAR, terus memperluas…
NYALANUSANTARA, SHENZHEN- Menjelang penyelenggaraan Pertemuan Para Pemimpin Ekonomi Kerja…
Semarang - Suasana penuh semangat dalam menyambut Hari…
NYALANUSANTARA, AGAM- Seekor harimau Sumatra betina berhasil dievakuasi menggunakan…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan Republik…
NYALANUSANTARA, YUNAN- Provinsi Yunnan di China dan Provinsi Bali…
NYALANUSANTARA, Semarang– ASTON Inn Pandanaran Semarang memperkuat hubungan…
NYALANUSANTARA, Semarang– Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyalurkan sebanyak…
NYALANUSANTARA, Semarang— Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang melalui…
NYALANUSANTARA, Semarang – Menciptakan lingkungan sekolah yang aman…

Komentar