Unwahas Perkuat Riset Jagung Hibrida Lewat Kolaborasi dengan BRMP Maros

Unwahas Perkuat Riset Jagung Hibrida Lewat Kolaborasi dengan BRMP Maros

NYALANUSANTARA, Semarang – Menindaklanjuti nota kesepahaman (MoU) antara Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang dan Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Serealia (BRMP), Wakil Rektor III Unwahas Dr. Ratih Pratiwi melakukan kunjungan ke BRMP Maros, Sulawesi Selatan, pada Senin–Selasa (12–13/1/2026). Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka meninjau langsung pengujian adaptasi multilokasi jagung hibrida serta uji ketahanan terhadap penyakit daun.

Kegiatan ini disambut langsung oleh Kepala BRMP Maros, Dr. Amin Nur, yang mendampingi peninjauan ke lapangan percobaan sekaligus berdiskusi terkait proses pengujian jagung hibrida untuk penilaian dan pelepasan varietas yang diajukan oleh Unwahas.

“Unwahas merupakan mitra strategis kami. Tentu kami akan terus mendampingi hingga memperoleh hasil yang optimal,” ujar Amin Nur.

Saat ini, Unwahas tengah berada dalam tahap akhir proses pelepasan varietas jagung hibrida hasil perakitan tim pemulia yang juga merupakan dosen Fakultas Pertanian Unwahas. Tim tersebut terdiri dari Dr. Heri Kustanto, Dr. Hilmi Arija Fachriyan, dan Renan Subantoro, SP., MSc. Varietas jagung yang diuji disebut telah mencapai tahap akhir dengan tingkat kelolosan yang cukup tinggi.

“Kami berkomitmen untuk terus mengawal hingga sidang akhir penentuan varietas,” tegas Amin Nur.

Dr. Ratih Pratiwi menjelaskan bahwa BRMP Maros dipilih sebagai lokasi utama pengujian. Melalui kolaborasi ini, diharapkan sinergi antara akademisi dan lembaga riset pemerintah dapat menghasilkan inovasi pertanian yang efisien serta memiliki nilai ekonomi tinggi.

“Kami ingin memastikan bahwa hasil riset dosen-dosen Unwahas, khususnya pada komoditas jagung, memenuhi standar kualitas yang diakui secara nasional,” ungkapnya.


Editor: Lulu

Terkait

Komentar

Terkini