Sambut Isra Mi’raj, Lapas Kelas I Semarang Gelar Pengajian dan Sholawat Bersama Gus Ali Gondrong

Sambut Isra Mi’raj, Lapas Kelas I Semarang Gelar Pengajian dan Sholawat Bersama Gus Ali Gondrong

NYALANUSANTARA, Semarang – Dalam rangka menyambut Peringatan Isra’ Mi’raj 1447 Hijriah, Lapas Kelas I Semarang menggelar pengajian bertema “Bangkit dari Kesalahan, Naik Menuju Ampunan”, Kamis (15/1/2026). Kegiatan tersebut diisi dengan ceramah keagamaan dan sholawat bersama Pimpinan Majelis Mafia Sholawat, Gus Ali Gondrong.

Acara sholawatan berlangsung khidmat dengan iringan dua grup hadroh, yakni Semut Ireng dari Majelis Mafia Sholawat dan Albadas dari Lapas Semarang. Selain itu, Majelis Mafia Sholawat juga menampilkan tarian sufi yang menambah kekhusyukan sekaligus menjadi hiburan spiritual bagi warga binaan.

Kegiatan diawali dengan pembacaan Surah Al-Isra oleh salah satu warga binaan, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan hadiah lomba oleh Kepala Bidang Pembinaan Lapas Semarang, Donny Setiawan, kepada para pemenang lomba keagamaan.

Dalam sambutannya mewakili Kepala Lapas Semarang, Donny Setiawan menyampaikan pesan bahwa setiap kesulitan selalu disertai harapan dan jalan keluar. Ia menegaskan bahwa lembaga pemasyarakatan merupakan tempat pembinaan dan perbaikan diri.

“Bagi saudara warga binaan, keberadaan saudara di tempat ini bukanlah akhir dari segalanya. Lapas adalah tempat pembinaan, tempat memperbaiki diri, dan menata kembali kehidupan agar menjadi lebih baik di masa depan,” ujar Donny.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiyah oleh Gus Ali Gondrong. Dalam ceramahnya, ia menceritakan perjalanan awal berdirinya Majelis Mafia Sholawat sebagai bentuk motivasi bagi warga binaan agar tetap optimistis dan tidak kehilangan harapan.

“Tata hatimu. Belum tentu yang dianggap buruk oleh manusia, buruk pula menurut Allah. Saudara-saudara saat ini sedang ‘dipondokkan’ oleh Allah di Pesantren At Taubah Lapas Semarang. Mungkin ini yang terbaik, meskipun tidak diminta. Pasti ada hikmah yang bisa diambil,” tutur Gus Ali.


Editor: Lulu

Terkait

Komentar

Terkini