Farrel Arif Muhammad, Mahasiswa Muda UNAIR Raih Beasiswa PMDSU dan Lanjut Studi Doktor di Usia 22 Tahun
NYALANUSANTARA, SURABAYA- Universitas Airlangga (UNAIR) kembali mencatatkan prestasi membanggakan melalui sosok Farrel Arif Muhammad. Di usia yang masih sangat muda, Farrel berhasil meraih Beasiswa Pendidikan Magister Menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) pada usia 21 tahun. Kini, menginjak usia 22 tahun, ia telah melangkah lebih jauh dengan menempuh pendidikan di jenjang Doktoral.
Perjalanan akademik Farrel dimulai dari program Sarjana Kedokteran Hewan di Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) UNAIR. Setelah menyelesaikan studi S1, ia melanjutkan ke jenjang Magister melalui Program Studi Vaksinologi dan Imunoterapetika di fakultas yang sama. Saat ini, Farrel resmi menempuh studi S3 pada Program Sains Veteriner, menegaskan komitmennya untuk mendalami bidang kedokteran hewan secara lebih mendalam dan berkelanjutan.
Program PMDSU sendiri merupakan skema pendidikan pascasarjana terintegrasi yang dirancang untuk lulusan sarjana unggul agar dapat menempuh pendidikan magister dan doktor dalam satu jalur berkesinambungan. Program ini menitikberatkan pada penguatan riset, publikasi ilmiah, serta pendampingan intensif oleh promotor dan tim pembimbing. Tidak semua fakultas atau program studi membuka PMDSU, karena ketersediaannya bergantung pada promotor yang lolos seleksi di setiap batch.
Farrel mengungkapkan bahwa informasi mengenai PMDSU pertama kali ia peroleh dari penguji skripsinya. Sejak awal, ia memang memiliki ketertarikan kuat untuk melanjutkan studi ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
“Awalnya saya mengetahui PMDSU dari penguji skripsi saya. Setelah itu saya mulai mempelajari persyaratan dan mekanisme seleksinya. Kebetulan pada batch tersebut, FKH UNAIR membuka PMDSU untuk Program Studi Magister Vaksinologi dan Imunoterapetika,” jelasnya.
Menariknya, latar belakang Farrel sebagai asisten praktikum Parasitologi Veteriner justru berbeda dengan bidang yang ia tekuni di jenjang magister. Namun, perbedaan itulah yang memicu rasa ingin tahunya.
“Selama S1, saya merasa mempelajari bidang tersebut masih sangat umum. Mengambil magister di bidang yang relatif baru bagi saya menjadi tantangan sekaligus kesempatan untuk mempelajarinya secara lebih komprehensif,” ujarnya.
Editor: Lulu
Terkait
NYALANUSANTARA, Surabaya - Princetta Nadja, mahasiswa Fakultas Hukum…
NYALANUSANTARA, Surabaya – Universitas Airlangga (UNAIR) meraih prestasi…
Terkini
NYALANUSANTARA, Semarang– Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng)…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Berkas-berkas yang baru dirilis mengenai mendiang pemodal…
NYALANUSANTARA, Semarang - Sinergi harmonis antara kepolisian dan…
NYALANUSANTARA, Semarang– Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin…
NYALANUSANTARA, BANGKOK- Dengan harga lebih dari Rs 10…
NYALANUSANTARA, Semarang – Isu kejahatan digital, kekerasan seksual,…
NYALANUSANTARA, Semarang– Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng)…
NYALANUSANTARA, JAYAPURA- Ferrari kembali menyempurnakan formula grand tourer bermesin…
NYALANUSANTARA, Semarang - Pasar Imlek Semawis 2026 telah…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Bagi Ratna Dewinta (31), seorang pemasar profesional…
NYALANUSANTARA, GANGNAM- Drama terbaru SBS yang akan tayang setiap…
Komentar