SCU Hadirkan KKN Tematik, Bantu Sekolah Swasta Perkuat Branding Internasional
NYALANUSANTARA, Semarang - Soegijapranata Catholic University (SCU) menggelar pengabdian masyarakat yang diikuti 810 mahasiswa. Jumlah ini terdiri atas 629 peserta kegiatan Kuliah Kerja Usaha (KKU), 161 peserta Kuliah Kerja Sinergis (KKS), dan 20 peserta KKN Tematik Back To School yang diikuti mahasiswa dari 26 program studi dari sejumlah fakultas di SCU.
Pengabdian Masyarakat yang berbeda kali ini yakni KKN Tematik 'Back To School' pada Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 ini. Program ini fokus untuk membantu sejumlah sekolah swasta di Kota Semarang dalam memperkuat branding internasional di tengah persaingan dunia pendidikan yang semakin global.
Rektor SCU, Robertus Setiawan Aji Nugroho mengatakan, KKN Tematik Back To School menjadi program perdana yang secara khusus menyasar lingkungan sekolah sebagai mitra pengabdian mahasiswa. Dalam program KKN Back To School ini, mahasiswa diterjunkan di empat sekolah mitra, antara lain SMA Karangturi, SMA Sedes Sapientiae, SMA Theresiana, dan SMA Krista Mitra.
"Biasanya KKU dan KKS mendampingi UMKM maupun kegiatan kemasyarakatan. Untuk KKN tematik ini lebih khusus menangani isu tertentu. Tahun ini pertama kali kami mengadakan KKN Tematik Back To School," kata Aji saat pelepasan mahasiswa pengabdian di Lapangan Albertus Kampus Bendan SCU, Kamis (7/5/2026).
Aji mengatakan program tersebut lahir dari kebutuhan sekolah-sekolah yang ingin meningkatkan citra dan daya saing di era pendidikan global. SCU kemudian memanfaatkan jejaring kerja sama dengan sejumlah sekolah di Semarang untuk mendukung pengembangan branding internasional.
"Sekarang dunia semakin global. Sekolah maupun universitas harus mampu bersaing secara internasional dan menyiapkan peserta didiknya untuk bisa berkompetisi di tingkat global," katanya.
Ia menilai, sekolah-sekolah nasional juga harus mampu menunjukkan kualitas pendidikan yang tidak kalah dengan sekolah internasional.
"Sekolah nasional tidak boleh kalah. Harus kuat secara lokal dan nasional, tetapi juga mampu memberikan pengalaman pembelajaran yang mendukung kemampuan siswa untuk bersaing secara internasional," jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa akan membantu sekolah dalam berbagai program pendampingan yang berkaitan dengan penguatan identitas, promosi, dan pengembangan kapasitas sekolah di era internasionalisasi pendidikan.
Aji menambahkan, program tersebut juga menjadi bagian dari implementasi konsep Kampus Berdampak yang saat ini didorong pemerintah.
Editor: Holy
Terkini
NYALANUSANTARA, Jakarta – Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal…
NYALANUSANTARA, KEBUMEN- Salah satu alasan Tesla Model Y sangat…
NYALANUSANTARA, Semarang– Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas…
Film thriller terbaru berjudul Is God Is siap…
NYALANUSANTARA, Semarang– Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng)…
Film horor supernatural terbaru berjudul Obsession siap menghadirkan…
NYALANUSANTARA, Semarang– Forum Kerja Sama Daerah Mitra Praja…
Serial adaptasi video game populer Devil May Cry…
NYALANUSANTARA, PARIS- Kehadiran Alia Bhatt di Festival Film Cannes…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Salah satu grup konglomerasi terbesar di…
NYALANUSANTARA, Semarang - Perlindungan paten dinilai menjadi kunci…
Komentar