Forum Kiai di Demak Deklarasikan Ponpes Ramah Anak

Forum Kiai di Demak Deklarasikan Ponpes Ramah Anak

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Demak H. Zayinul Fata menilai persoalan yang terjadi di sejumlah lembaga pendidikan pesantren perlu disikapi secara serius. Menurutnya, persoalan tersebut ibarat fenomena gunung es yang harus segera ditangani agar tidak berkembang semakin luas.

“Mari kita jaga pesantren-pesantren kita. Deklarasi ini harus menjadi gerakan yang nantinya bisa diikuti daerah lain demi menjaga pesantren sebagai tempat warga Nahdliyin menitipkan pendidikan anak-anaknya,” katanya.

Dalam orasinya, Ketua Forum Pemberdayaan dan Transformasi Pesantren KH Saefullah Maksum menekankan bahwa konsep Pesantren Ramah Anak juga harus diimbangi dengan keberpihakan terhadap para pendidik dan pengasuh pesantren.

“Kita ciptakan pesantren yang ramah anak, tetapi juga ramah kepada guru dan kiai. Jangan sampai semangat ramah anak justru menjadi beban bagi para kiai dan bu nyai,” ujarnya.

Ia menambahkan, di tengah derasnya pemberitaan yang kerap menyoroti sisi negatif pesantren, seluruh elemen harus bersama-sama menjaga citra lembaga pendidikan pesantren agar tetap menjadi pilihan masyarakat dalam mendidik generasi penerus bangsa.

Melalui deklarasi tersebut, diharapkan lahir komitmen bersama untuk mewujudkan lingkungan pesantren yang aman, nyaman, dan berpihak pada perlindungan santri, tanpa menghilangkan nilai-nilai luhur pendidikan pesantren yang telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat.


Editor: Holy

Komentar

Terkini