45 Mahasiswa Teknik Mesin UNNES Ikuti Riset Kolaboratif di Malaysia
NYALANUSANTARA, Semarang - 45 mahasiswa Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang (UNNES) diberangkatkan ke Malaysia untuk mengikuti joint research tentang teknologi hijau, Senin (6/7).
Selama mengikuti riset, mereka akan berkolaborasi dengan Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah (UMPSA). Objek yang diteliti terkait teknologi masa depan, yaitu energi terbarukan (renewable energy) dan komposit berbahan serat alam (natural fiber composites).
Setelah mengikuti riset kolaborasi, mahasiswa diharapkan memperoleh pengalaman riset internasional yang mendukung pengembangan inovasi teknologi berkelanjutan. Teknologi tersebut diharapkan dapat dikembangkan untuk mendukung Pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Wakil Dekan Bidang Bisnis, Riset, dan Kerja Sama FT UNNES, Rusiyanto, S.Pd., M.T., menyampaikan apresiasi sekaligus harapannya kepada seluruh mahasiswa yang mengikuti program tersebut.
“Kami berharap 45 mahasiswa Teknik Mesin ini tidak hanya menyerap pengetahuan dan teknologi hijau terkini di UMPSA, tetapi juga mampu menghasilkan luaran riset bersama yang inovatif dan bereputasi,” katanya.
Menurutnya, FT UNNES sangat mendukung transisi energi global dan pengembangan material ramah lingkungan yang sejalan dengan target SDGs. Selain itu, program yang diikuti mahasiswa diharapkan dapat memperkuat kapasitas mahasiswa di tingkat internasional.
Selama berada di UMPSA Malaysia, mahasiswa akan memperoleh akses langsung ke fasilitas laboratorium modern, berkolaborasi dengan peneliti setempat, serta terlibat dalam studi kasus mengenai pemanfaatan serat alam sebagai material komposit ramah lingkungan dan pengembangan energi terbarukan.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat jejaring internasional dan mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).
Pelaksanaan Joint Research ini juga mendukung sejumlah tujuan SDGs, di antaranya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyediaan akses terhadap pendidikan teknik berstandar internasional dan pengalaman riset global, SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau) melalui penelitian di bidang energi terbarukan, serta SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui pengembangan material ramah lingkungan berbasis serat alam sebagai alternatif pengganti material sintetis yang sulit terurai.
Melalui program Joint Research ini, FT UNNES terus berkomitmen menghasilkan lulusan yang berwawasan global, adaptif terhadap perkembangan teknologi di tingkat nasional maupun internasional, serta siap memberikan kontribusi bagi pengembangan industri hijau. Diharapkan pengalaman riset internasional tersebut semakin memperkuat kompetensi mahasiswa sekaligus memperluas kolaborasi akademik yang mendukung pembangunan berkelanjutan.
Editor: Holy
Terkini
NYALANUSANTARA, Semarang - Sebagai upaya memperkuat kualitas pelayanan…
NYALANUSANTARA, Semarang – Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang…
NYALANUSANTARA, Batang - Sebagai upaya memperkuat organisasi Polri…
NYALANUSANTARA, Semarang - Perguruan tinggi tidak hanya menjadi…
NYALANUSANTARA, Cilacap – Tim SAR Gabungan melanjutkan Operasi…
NYALANUSANTARA, Semarang - Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia…
NYALANUSANTARA, Jakarta - Untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan…
NYALANUSANTARA, Jakarta- Ford RMA Indonesia resmi meluncurkan Ford…
NYALANUSANTARA, Semarang - Komisi D DPRD Kota Semarang…
Nawal Yasin Siapkan Program PAUD Emas Jawa Tengah, Target Tingkatkan Akses Pendidikan Anak Usia Dini
NYALANUSANTARA, Semarang– Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)…
NYALANUSANTARA, DEPOK- Pemerintah Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, menambah realisasi…
Komentar