Semangat Perjuangan Para Pendahulu UPGRIS Harus Terus Diwariskan

Semangat Perjuangan Para Pendahulu UPGRIS Harus Terus Diwariskan

NYALANUSANTARA, Semarang - Memperingati Dies Natalis ke-45, Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) menggelar ziarah ke makam para pendiri serta mantan rektor yang telah berjasa membangun dan mengembangkan kampus.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan hari jadi universitas sekaligus wujud penghormatan atas dedikasi para tokoh pendidikan yang telah meletakkan fondasi kuat bagi kemajuan UPGRIS.

Ziarah berlangsung pada Selasa (7/7/2026) dengan melibatkan jajaran pimpinan universitas, mulai dari rektor, wakil rektor, dekan, dosen, tenaga kependidikan hingga perwakilan mahasiswa.

Suasana penuh khidmat mewarnai kegiatan yang dilaksanakan di tiga lokasi, yakni Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Tunggal, kompleks pemakaman Bergota, dan kompleks makam Universitas Diponegoro (Undip) di Tembalang.

Rektor UPGRIS, Dr. Sapto Budoyo, SH., MH, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang universitas yang kini memasuki usia ke-45.

Menurutnya, ziarah bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan momentum untuk mengenang sekaligus menghargai jasa para pendahulu yang telah mengabdikan hidupnya bagi dunia pendidikan.

"Melalui ziarah ini kami ingin mengenang, mendoakan, sekaligus memberikan penghormatan kepada para pendiri dan mantan rektor yang telah membangun pondasi kokoh bagi perkembangan UPGRIS hingga menjadi seperti sekarang," ujarnya.

Di kompleks makam Undip Tembalang, rombongan melakukan doa bersama di makam Taruna SH STKIP, yang pernah memimpin kampus ketika masih bernama IKIP PGRI.

Sosok tersebut dinilai memiliki peran penting dalam perjalanan awal institusi pendidikan yang kini berkembang menjadi salah satu perguruan tinggi swasta terkemuka di Jawa Tengah.

Sementara di kompleks pemakaman Bergota.

preferred sources in Google Searc


Editor: Holy

Komentar

Terkini