UNDIP–UPM Kembangkan Pemanfaatan Gas Metana dan Minyak Pirolisis Sampah Plastik

UNDIP–UPM Kembangkan Pemanfaatan Gas Metana dan Minyak Pirolisis Sampah Plastik

Kolaborasi tiga perguruan tinggi ini diarahkan untuk mengembangkan teknologi konversi sampah plastik menjadi produk energi yang memiliki nilai guna. Selain mengurangi timbunan sampah plastik, pengembangan PPO berpotensi menawarkan alternatif pemanfaatan limbah melalui pendekatan ekonomi sirkular dan teknologi berkelanjutan.

UPM merupakan salah satu universitas riset publik terkemuka di Malaysia dan menempati peringkat ke-134 dalam QS World University Rankings 2026. Kolaborasi dengan UPM menjadi langkah strategis bagi UNDIP untuk meningkatkan kualitas riset, publikasi internasional, mobilitas akademik, serta reputasi institusi dalam upaya mencapai peringkat 500 besar dunia.

Lebih dari sekadar peningkatan peringkat, kegiatan WCU ini diarahkan untuk menghasilkan kerja sama yang produktif dan berkelanjutan. Keberhasilannya akan diukur melalui pelaksanaan penelitian, publikasi bersama, mobilitas dosen dan mahasiswa, penyelenggaraan program akademik internasional, serta penerapan hasil riset untuk menyelesaikan persoalan masyarakat.

Kolaborasi dalam pemanfaatan gas metana dan pengolahan sampah plastik menjadi PPO juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 7 Energi Bersih dan Terjangkau, SDG 9 Industri, Inovasi dan Infrastruktur, SDG 12 Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDG 13 Penanganan Perubahan Iklim, serta SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Melalui penguatan jejaring internasional, UNDIP berkomitmen memastikan ilmu pengetahuan tidak berhenti pada publikasi, tetapi berkembang menjadi inovasi yang menjawab tantangan energi dan lingkungan. Inilah wujud UNDIP Bermartabat, UNDIP Bermanfaat, dan UNDIP Berdampak bagi Indonesia dan dunia.

preferred sources in Google Searc


Editor: Holy

Komentar

Terkini