Dies Natalis ke-44, SCU Pilih Kesederhanaan dengan Refleksi Kehadiran Kampus bagi Masyarakat

Dies Natalis ke-44, SCU Pilih Kesederhanaan dengan Refleksi Kehadiran Kampus bagi Masyarakat

NYALANUSANTARA, Semarang - Soegijapranata Catholic University (SCU) merayakan dies natalis ke-44 pada Rabu 5 Agustus 2026. Momen dies natalis yang mengangakat tema “Berjumpa dan Menyala” ini sebagai ruang refleksi untuk membangun harapan, memperkuat kolaborasi, dan mendorong aksi nyata bagi masyarakat.

Rektor SCU, Ir. Robertus Setiawan Aji Nugroho, S.T., M.Comp.IT., Ph.D., mengatakan Dies Natalis ke-44 menjadi momentum penting untuk merefleksikan perjalanan kampus selama lebih dari empat dekade. Menurutnya, selama 44 tahun ini, SCU telah menghadapi berbagai dinamika.

“Selama 44 tahun kami telah melewati berbagai perubahan dan tantangan, baik dari internal maupun eksternal. Momentum ini menjadi kesempatan untuk melihat kembali apakah kehadiran SCU benar-benar telah memberi dampak bagi masyarakat,” katanya.

Menurut Aji sapaan Rektor SCU, refleksi tersebut lahir dari pertanyaan mendasar mengenai peran perguruan tinggi di tengah masyarakat.

“Apakah selama ini kampus hanya menjadi tempat memproduksi lulusan, atau justru mampu menghadirkan semangat, kepemimpinan, inspirasi, dan harapan melalui setiap perjumpaan dengan mahasiswa, dunia industri, pemerintah, maupun masyarakat. Pertanyaan itulah yang kami refleksikan tahun ini,” ucapnya.

Ia menilai situasi global maupun nasional yang penuh ketidakpastian membuat masyarakat semakin sulit membangun optimisme. Karena itu, SCU ingin menghadirkan ruang dialog yang mampu menumbuhkan harapan.

“Hari-hari ini tidak mudah membangun harapan. Namun kami percaya, melalui perjumpaan selalu ada harapan. Karena itu kami ingin menjaga optimisme dan menghadirkan solusi di tengah berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,” ungkap dia.

Semangat tersebut diwujudkan melalui penguatan kolaborasi dengan berbagai mitra, khususnya masyarakat, yang diintegrasikan dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Dalam sejumlah program, kami mewajibkan adanya mitra masyarakat. Kami ingin kehadiran kampus semakin dirasakan manfaatnya, sehingga perguruan tinggi benar-benar menjadi bagian dari solusi,” ucapnya.

Ketua Dies Natalis ke-44 SCU, Fidelis Aggiornamento Saintio, S.Fil., M.I.Kom., mengatakan konsep Dies Natalis tahun ini memang sengaja dirancang berbeda sebagai respons terhadap situasi Indonesia yang tengah menghadapi berbagai tantangan.

preferred sources in Google Searc


Editor: Holy

Komentar

Terkini