PINTAR DI JATENG Diluncurkan, Superapp Pendidikan Berbasis AI untuk Guru dan Siswa di Jawa Tengah

PINTAR DI JATENG Diluncurkan, Superapp Pendidikan Berbasis AI untuk Guru dan Siswa di Jawa Tengah

PINTAR DI JATENG tidak dirancang sebagai aplikasi dengan fungsi yang berhenti setelah peluncuran. Sistem tersebut dibangun secara modular agar dapat terus dikembangkan sesuai kebutuhan layanan pendidikan di Jawa Tengah.

“PINTAR DI JATENG dibangun secara modular. Artinya, inovasi ini tidak hanya berhenti sampai sekarang. Ketika ada kebutuhan tambahan, fiturnya dapat terus ditambahkan,” ujar Kristiawan.

Pengembangan berikutnya akan membuka akses PINTAR DI JATENG bagi siswa. Salah satu layanan yang disiapkan berkaitan dengan Seleksi Penerimaan Murid Baru atau SPMB.

Melalui platform itu, siswa diharapkan dapat memeriksa data pendidikan yang tercatat dalam Data Pokok Pendidikan. Apabila terdapat kesalahan identitas atau informasi lainnya, perbaikan dapat dilakukan lebih awal melalui sekolah sebelum proses penerimaan murid baru dimulai.

“Anak-anak nanti dapat masuk ke dalamnya dan mengecek data di Dapodik. Ketika ada kesalahan, datanya dapat diperbaiki melalui sekolah. Harapannya, saat SPMB berlangsung, data tersebut sudah benar dan dapat langsung digunakan,” jelasnya.

Integrasi itu juga diarahkan untuk mengurangi kendala aktivasi akun yang selama ini kerap dikeluhkan siswa saat mengikuti SPMB. Data yang telah diverifikasi sejak awal diharapkan membuat proses pendaftaran menjadi lebih ringkas dan mengurangi potensi kesalahan administrasi.

Di balik manfaat tersebut, pengelolaan keamanan data menjadi tantangan yang harus diperhatikan. PINTAR DI JATENG akan memproses data pendidikan yang memuat Nomor Induk Kependudukan dan informasi pribadi lainnya.

Kristiawan menegaskan bahwa perlindungan data personal harus menjadi bagian utama dalam pengembangan sistem. Kebocoran atau penyalahgunaan data dapat menimbulkan risiko bagi siswa, guru, dan masyarakat.

“Data yang ada harus benar-benar dipastikan terlindungi dengan baik, terutama data yang bersifat personal. Hal ini memang menjadi tantangan bagi kami,” ujarnya.

Untuk memperkuat keamanan, server dan sistem PINTAR DI JATENG ditempatkan serta dikelola bersama Kementerian Komunikasi dan Digital. BPMPTP berharap infrastruktur tersebut telah dilengkapi sistem perlindungan yang memadai.

preferred sources in Google Searc


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini