KKN UPGRIS Kelompok 48 Hadirkan Pojok Baca di Kembangarum Demak

KKN UPGRIS Kelompok 48 Hadirkan Pojok Baca di Kembangarum Demak

NYALANUSANTARA, Demak – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 48 menghadirkan Pojok Baca di Desa Kembangarum, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak. Program kerja unggulan tersebut menjadi salah satu upaya mahasiswa dalam mendukung gerakan literasi sekaligus menyediakan ruang belajar yang edukatif dan menyenangkan bagi masyarakat, khususnya anak-anak.

Pojok Baca dihadirkan sebagai fasilitas literasi yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk membaca, belajar, dan menambah wawasan. Berbagai koleksi bacaan, mulai dari buku cerita anak, buku pengetahuan, hingga bacaan edukatif lainnya, disediakan untuk mendukung kebutuhan literasi masyarakat Desa Kembangarum.

Koordinator Desa (Kordes) KKN UPGRIS Kelompok 48, Mohamad Yusup, mengatakan bahwa program Pojok Baca tidak hanya berfokus pada penyediaan tempat dan buku, tetapi juga diharapkan mampu menumbuhkan kebiasaan membaca sejak dini.

“Pojok Baca ini kami hadirkan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa KKN terhadap budaya literasi di Desa Kembangarum. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan anak-anak untuk membaca, belajar, dan menambah wawasan. Harapannya, Pojok Baca ini juga dapat terus dimanfaatkan dan dirawat oleh masyarakat meskipun masa KKN telah selesai,” ujar Mohamad Yusup.

Program tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Kembangarum. Ketua RW 06 Desa Kembangarum, Wahyu Agus Nugroho, mengaku senang dengan hadirnya Pojok Baca yang diinisiasi mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 48. Menurutnya, membaca memiliki berbagai manfaat bagi perkembangan anak, mulai dari menambah pengetahuan dan wawasan, meningkatkan kemampuan berpikir, memperkaya kosakata, hingga melatih konsentrasi dan kreativitas. Selain itu, kebiasaan membaca dinilai dapat membantu anak-anak meningkatkan kemampuan fokus di tengah banyaknya distraksi dari media sosial dan penggunaan gawai.

“Saya sangat senang dengan adanya Pojok Baca ini. Membaca memiliki banyak manfaat, terutama bagi anak-anak. Dengan membaca, mereka dapat menambah pengetahuan dan wawasan, meningkatkan kemampuan berpikir, memperkaya kosakata, serta melatih konsentrasi dan kreativitas. Sekarang anak-anak juga banyak mendapatkan distraksi dari media sosial dan penggunaan gadget. Dengan membaca, mereka bisa belajar untuk lebih fokus pada satu hal, memahami isi bacaan, dan tidak mudah teralihkan. Karena itu, menurut saya Pojok Baca ini sangat baik untuk menjadi salah satu alternatif kegiatan positif bagi anak-anak. Harapannya, Pojok Baca ini tidak hanya digunakan selama mahasiswa KKN berada di Desa Kembangarum, tetapi dapat terus dimanfaatkan oleh anak-anak dan masyarakat. Semoga kebiasaan membaca dapat tumbuh dan menjadi kegiatan positif sehari-hari,” ujar Wahyu.

Selain menyediakan fasilitas membaca, mahasiswa KKN Kelompok 48 juga mendorong pemanfaatan Pojok Baca melalui berbagai kegiatan literasi yang interaktif. Anak-anak dapat mengikuti kegiatan membaca bersama, permainan edukatif, kuis, serta aktivitas belajar lainnya yang dikemas secara menarik.

Kehadiran Pojok Baca diharapkan menjadi langkah sederhana dalam memperkuat budaya literasi di Desa Kembangarum. Fasilitas tersebut diharapkan dapat menjadi ruang belajar yang mudah diakses sekaligus memberikan alternatif kegiatan edukatif bagi anak-anak di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi digital.

Melalui program ini, KKN UPGRIS Kelompok 48 berupaya memberikan kontribusi yang dapat terus dimanfaatkan masyarakat setelah masa pengabdian berakhir. Pojok Baca diharapkan tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga menjadi ruang tumbuhnya minat baca, kemampuan fokus, kreativitas, dan pengetahuan bagi generasi muda Desa Kembangarum.

preferred sources in Google Searc


Editor: Holy

Komentar

Terkini