UniPin Dorong Atlet Muda Tetap Sekolah: Prestasi dan Pendidikan Bisa Berjalan Bersama
NYALANUSANTARA, Jakarta– Menjadi atlet profesional tidak harus membuat generasi muda meninggalkan pendidikan. Pesan tersebut mengemuka dalam talkshow bertajuk “Mimpi Besar, Sekolah Kelar: No Drop Out, Just Level Up” yang digelar Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di SMAN 1 Jakarta, Jumat (25/9/2026).
Kegiatan tersebut turut mendapat dukungan UniPin melalui keterlibatan Debora Imanuella, Senior VP Community and Media Networks UniPin Global, sebagai moderator.
Keterlibatan UniPin membawa perspektif dari industri esports mengenai pentingnya membangun talenta muda secara menyeluruh. Kemampuan kompetitif dinilai perlu berjalan bersama pendidikan dan keterampilan lain yang dibutuhkan untuk menunjang perjalanan seorang atlet dalam jangka panjang.
Seiring berkembangnya esports sebagai salah satu jalur prestasi generasi muda, perjalanan menjadi atlet profesional tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis. Disiplin, manajemen waktu, komunikasi, etika, serta kemauan untuk terus belajar juga menjadi bagian penting dalam pengembangan talenta.
“Menjadi Atlet dan mengejar prestasi bukan berarti harus meninggalkan pendidikan. Justru, pendidikan dapat menjadi bagian penting dalam mempersiapkan talenta muda untuk menghadapi berbagai tahapan dalam perjalanan mereka. Karena itu, penting bagi kita untuk membangun ekosistem yang memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkembang, baik dalam prestasi maupun dalam kemampuan yang akan mereka butuhkan di masa depan,” ujar Debora Imanuella.
Pengalaman Atlet Esports Membagi Waktu Kuliah dan Kompetisi
Pesan tersebut turut diperkuat oleh pengalaman Shogun Dylont “Shogun” Ananda Setya Hurahira, atlet esports dari Bigetron by Vitality yang saat ini menempuh pendidikan di UPN Veteran Jakarta.
Dalam talkshow tersebut, Shogun membagikan pengalamannya membagi waktu antara kuliah, latihan, kompetisi, dan aktivitas sebagai atlet profesional.
Menurut Shogun, pendidikan tetap memiliki peran penting dalam perjalanan seorang atlet esports. Selain pengetahuan akademik, pendidikan juga dapat membantu membangun kemampuan komunikasi dan etika.
Ia mengajak para pelajar untuk tidak ragu mengejar passion, mencoba berbagai hal baru, serta memberikan usaha terbaik pada bidang yang mereka tekuni.
Pandangan tersebut sejalan dengan pernyataan Kepala SMA Negeri 1 Jakarta, Dra. Fauro Sartana. Ia mengatakan sekolah memiliki peran dalam mendukung perkembangan siswa, baik melalui prestasi akademik maupun nonakademik.
Editor: Redaksi
Terkait
NYALANUSANTARA, Jakarta— Komitmen membangun ekosistem Gaming dan Esports…
Terkini
NYALANUSANTARA, Ungaran- Kabupaten Banyumas berhasil meraih juara umum…
Semarang — Sebanyak 1.000 peserta mengikuti DOSS Photolympic…
NYALANUSANTARA, SEMARANG- Maxim resmi menghadirkan layanan BikeXL di Semarang…
NYALANUSANTARA, KLATEN- Maxim menyalurkan santunan penggantian biaya pengobatan sebesar…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- UniPin, platform penyedia layanan produk digital, resmi…
Semarang — Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng memperkuat…
Semarang — Lebih dari 3.000 peserta mengikuti Semarang…
NYALANUSANTARA, SURABAYA- Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP)…
NYALANNUSANTARA, YOGYAKARTA- Festival Pesta Boneka 2026 yang diinisiasi Papermoon…
NYALANUSANTARA, Kendal – Kabupaten Kendal memiliki potensi untuk…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Serangan yang menyasar Bandara Internasional Raja Khalid…

Komentar