Siswa SMKN 1 Girisubo Belajar Evolusi Media di Dreamlight, Makin Mantap Jadi Praktisi DKV

Siswa SMKN 1 Girisubo Belajar Evolusi Media di Dreamlight, Makin Mantap Jadi Praktisi DKV

NYALANUSANTARA, Ungaran– Pengalaman berbeda dirasakan siswa SMKN 1 Girisubo, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), saat mengikuti kunjungan industri ke Studio Dreamlight World Media (DWM) Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (28/9/2026).

Sebanyak 36 siswa kelas XI jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) mengikuti kunjungan tersebut. Mereka mendapat kesempatan mengenal lebih dekat perkembangan industri media sekaligus melihat secara langsung proses produksi konten dan penyiaran.

Salah seorang siswa, Andika Wahyu Saputra, mengaku terkesan setelah mengunjungi Dreamlight Media Xperience (DMX). Ia menyebut pengalaman tersebut sebagai sesuatu yang menarik dan membuka wawasan baru mengenai perkembangan media.

“Menakjubkan dan keren banget!” ujar Andika setelah melihat berbagai fasilitas dan pengalaman yang ditawarkan di DMX.

Kunjungan itu juga menjadi kesempatan bagi para siswa untuk menghubungkan materi yang mereka pelajari di sekolah dengan praktik di dunia industri. Mereka diperkenalkan dengan sejumlah fasilitas, mulai dari museum evolusi media, immersive theater, hingga ruang broadcasting berita.

Mengenal Langsung Proses Produksi Siaran
Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMKN 1 Girisubo, Hendra Susanto, S.Pd.Si., mengatakan kunjungan industri tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada siswa mengenai dunia kerja, khususnya yang berkaitan dengan bidang DKV.

Menurut Hendra, siswa tidak hanya diajak mengenal perjalanan dan perkembangan media, tetapi juga mendapatkan wawasan mengenai karya-karya yang pernah dihasilkan Dreamlight serta proses penyiaran berita.

“Ini benar-benar menambah wawasan baru buat kami. Pengalaman ini membuktikan bahwa keterampilan yang diberikan di sekolah ternyata benar-benar diperlukan dalam dunia kerja,” kata Hendra.

Ia menambahkan, pengalaman melihat langsung proses produksi menjadi penting karena selama ini siswa lebih banyak mempelajari penyiaran berita melalui pembelajaran di sekolah.

“Setelah berkunjung ke DWM, siswa kami bisa lebih memahami proses penyiaran berita. Selama ini materi tersebut sudah dipelajari, tetapi mereka belum pernah mendapatkan referensi langsung mengenai proses pembuatannya,” ujarnya.

preferred sources in Google Searc


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini