Insiden Penembakan Trump, Dosen UNAIR Sebut Bisa Tingkatkan Peluang di Pilpres AS

Insiden Penembakan Trump, Dosen UNAIR Sebut Bisa Tingkatkan Peluang di Pilpres AS

Agastya Wardhana, Dosen Hubungan Internasional FISIP UNAIR

Ia juga berpendapat bahwa insiden penembakan ini tidak akan mendorong Trump untuk membatasi penggunaan senjata api. 

“Saya kira penembakan itu tidak akan mengubah pandangan Trump terhadap penggunaan senjata api. Baik Trump maupun Partai Republik memiliki nilai untuk mempertahankan amandemen kedua konstitusi AS di mana setiap warga berhak memiliki senjata api,” ujarnya.

Dalam konstitusi AS, baik presiden maupun mantan presiden berhak mendapatkan pengawalan Secret Service sampai mereka meninggal. 

“Mantan presiden dan keluarganya berhak mendapatkan pengawalan Secret Service sampai ia meninggal. Calon presiden yang melakukan kampanye juga dapat dikawal oleh Secret Service. Kebijakan ini mirip dengan yang dilakukan di Indonesia di mana saat Anies, Prabowo, dan Ganjar kampanye, mereka dikawal oleh Paspampres,” jelasnya.


Editor: Admin

Terkait

Komentar

Terkini