Soal Pengungsi Rohingnya, Diterima atau Ditolak? Ini Kata Pakar UNAIR

Soal Pengungsi Rohingnya, Diterima atau Ditolak? Ini Kata Pakar UNAIR

Dr Baiq LS W Wardhani MA PhD, Dosen Hubungan Internasional (HI) Universitas Airlangga

Menurut Dr Baiq, memberikan satu tempat kepada para pengungsi pun mengurangi risiko adanya konflik dengan warga lokal.

“Kalau mereka tidak ditampung ke tempat lain, itu akan sulit untuk kita. Mereka bisa macam-macam, bisa menimbulkan chaos dan menimbulkan kecemburuan sosial dikalangan masyarakat lokal,” ujar Dr Baiq.

Bantuan Bukan dari Pemerintah

Telah disinggung sebelumnya bahwa kehadiran para pengungsi berisiko adanya kecemburuan sosial bagi masyarakat lokal. 

Namun, menurut Dr Baiq, masyarakat Indonesia tidak perlu cemburu dan membandingkan kondisi masyarakat lokal dengan para pengungsi.

Pihaknya menyampaikan bahwa para pengungsi mendapatkan tunjangan yang diberikan oleh International Organization for Migration (IOM). IOM sendiri merupakan Non-Govermental Organization (NGO) yang menyalurkan bantuan bagi para pengungsi.

Karena melalui sudut pandang HAM, pengungsi Rohingya tetap manusia yang perlu dibantu dan mendapat hidup yang layak.


Editor: Admin

Komentar

Terkini