Kajian Etika dan Peradaban Edisi ke-34: Otoritarianisme dan Kebebasan dalam Pembangunan di Negara Muslim

Kajian Etika dan Peradaban Edisi ke-34: Otoritarianisme dan Kebebasan dalam Pembangunan di Negara Muslim

Ia menekankan bahwa pendidikan adalah fondasi utama untuk memanusiakan manusia, membangun kapasitas penalaran, serta menciptakan arah pembangunan yang sesuai dengan aspirasi rakyat.  

Diskusi juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara negara dan masyarakat sipil dalam menghindari jebakan budaya seperti feodalisme yang dapat mendehumanisasi.

Sunaryo menggarisbawahi bahwa pembangunan yang menghormati keragaman nilai akan mendorong terciptanya masyarakat yang inklusif dan berkeadilan.  

Diskusi ini memberikan wawasan mendalam tentang tantangan dan peluang pembangunan di negara-negara Muslim, menggabungkan perspektif ekonomi, politik, dan sosial yang relevan untuk era modern.  

preferred sources in Google Searc


Editor: Admin

Terkait

Komentar

Terkini