Kajian Etika dan Peradaban Edisi ke-34: Otoritarianisme dan Kebebasan dalam Pembangunan di Negara Muslim
Ia menekankan bahwa pendidikan adalah fondasi utama untuk memanusiakan manusia, membangun kapasitas penalaran, serta menciptakan arah pembangunan yang sesuai dengan aspirasi rakyat.
Diskusi juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara negara dan masyarakat sipil dalam menghindari jebakan budaya seperti feodalisme yang dapat mendehumanisasi.
Sunaryo menggarisbawahi bahwa pembangunan yang menghormati keragaman nilai akan mendorong terciptanya masyarakat yang inklusif dan berkeadilan.
Diskusi ini memberikan wawasan mendalam tentang tantangan dan peluang pembangunan di negara-negara Muslim, menggabungkan perspektif ekonomi, politik, dan sosial yang relevan untuk era modern.
Editor: Admin
Terkait
NYALANUSANTARA, Jakarta- Universitas Paramadina bekerja sama dengan Institute…
NYALANUSANTARA, Jakarta– Dalam rangka memperingati Hari Filsafat Sedunia,…
NYALANUSANTARA, Jakarta – Universitas Paramadina melalui Paramadina Graduate…
Terkini
NYALANUSANTARA, Semarang— Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Jawa…
NYALANUSANTARA, Semarang— Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan…
NYALANUSANTARA, Semarang – Fakultas Sains dan Matematika (FSM)…
NYALANUSANTARA, Semarang - Dinamika organisasi di lingkungan Polri…
NYALANUSANTARA, Semarang— Kebakaran melanda lahan kosong di Jalan…
NYALANUSANTARA, Semarang - PT Liga Utama Indonesia (PT…
NYALANUSANTARA, Semarang - Komisi Pemilihan Umum atau KPU…
NYALANUSANTARA, Semarang — Belasan anak usia sekolah dasar…
NYALANUSANTARA, Jakarta- Penurunan harga saham PT GoTo Gojek…
NYALANUSANTARA, Keerom – Tim Ekspedisi Patriot Universitas Diponegoro…
NYALANUSANTARA, Semarang – PT KAI Daop 4 Semarang…

Komentar