Bahasa Daerah Jadi Identitas yang Harus Dipertahankan

Bahasa Daerah Jadi Identitas yang Harus Dipertahankan

Ia menambahkan bahwa Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah memiliki misi untuk mempertahankan bahasa daerah sebagai identitas yang harus dilestarikan. Oleh karena itu, pihaknya menganjurkan penggunaan bahasa daerah sebagai bahasa ibu. 

“Jadi, boleh menggunakan bahasa lain, tetapi bahasa daerah menjadi identitas yang harus dipertahankan dan digunakan. Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah juga melakukan upaya peningkatan kualitas penggunaan bahasa untuk kecintaan dan kedisiplinan penggunaan bahasa. Salah satunya adalah mempertahankan bahasa daerah sebagai bahasa ibu,” tuturnya.  

Dialog publik tersebut diikuti oleh sekitar 120 peserta yang terdiri atas, antara lain, siswa SD dan SMP, guru, mahasiswa, duta bahasa, dosen, peneliti, praktisi, dan pakar bahasa dan sastra. 

Selain diskusi, dalam acara tersebut juga tampil para pemenang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) 2024, yakni Arshavin Ghani Raufino (dari SMPN 12 Kota Semarang, ndhagel ijen/komedi tunggal), Raditya Maulana Putra (dari SMPN 1 Ungaran, berpidato), Fayyaza Aurora Shikota (dari SMPN 1 Ungaran, nembang macapat), Iffah Rasyadah Karimah (dari SDN Ngadirgo 03 Kota Semarang, mendongeng), dan Madeena Syareffa (dari SD Hj. Isriati Baiturrahman I Kota Semarang, baca geguritan).

preferred sources in Google Searc


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini