Alumnus UNAIR Raih Juara II Business Growth Plan dan Beasiswa Studi di Singapore
Muhammad Fairuzzuddin Zuhair, alumni dari Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UNAIR, berhasil raih juara dua dalam ajang LPDP Business Growth Plan dan short course ke National University Singapore. (Foto: Istimewa)
NYALANUSANTARA, Surabaya - Muhammad Fairuzzuddin Zuhair, alumnus Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Airlangga (UNAIR), berhasil meraih prestasi gemilang dengan meraih Juara II dalam ajang LPDP Business Growth Plan 2023 kategori umum.
Prestasi ini membuka pintu baginya untuk mendapatkan beasiswa studi di National University of Singapore (NUS), sebuah langkah besar dalam pengejaran ilmu di tingkat internasional.
Lomba tersebut, yang berlangsung pada bulan Agustus, menampilkan ide bisnis "Markas Walet" yang dikembangkan oleh Fairuz sebagai CEO dari PT Lentera Alam Nusantara.
Dengan fokus pada inovasi teknologi untuk rumah burung walet, tim Markas Walet menciptakan aplikasi berbasis Internet of Things (IoT) yang memanfaatkan kamera penghitung populasi burung walet dilengkapi dengan sensor suhu, kelembaban, intensitas cahaya, dan kadar harmonia.
Aplikasi ini telah berhasil dikembangkan dan dapat diunduh melalui Google Play Store, memberikan kemudahan kepada petani walet dalam memonitor dan mengontrol kondisi rumah burung walet.
Fairuz mengungkapkan, "Ini merupakan karya kami yang telah kami kembangkan dan sudah menjadi sebuah aplikasi. Aplikasi ini membantu petani walet dalam memonitor dan mengontrol kondisi rumah burung walet, sehingga perkembangan burung walet dapat terpantau dengan baik."
Prestasi ini tidak datang dengan mudah, karena selain menawarkan kebaruan, tim Markas Walet harus menunjukkan kejelasan inovasi teknologinya.
Fairuz dan timnya berusaha untuk membuat aplikasi yang tidak hanya ramah pengguna tetapi juga dapat dipahami dengan baik oleh para panelis dan juri.
Fairuz mengungkapkan tantangannya, "Mengkomunikasikan gagasan ini tidaklah mudah, karena waktu presentasi yang diberikan sangat singkat, hanya sekitar 7 menit. Kami harus menyampaikannya dengan jelas, tegas, dan fokus pada poin-poin penting."
Meskipun mengalami tantangan yang cukup berat, Fairuz tidak menyangka bahwa mereka akan meraih Juara II dalam kompetisi bergengsi LPDP.
Keberhasilan ini membawa berkah berupa kesempatan untuk mengikuti short course di National University of Singapore selama kurang lebih 2 minggu.
Fairuz menyampaikan rasa syukurnya, "Kesempatan ini adalah emas bagi kami untuk bisa go international dan belajar lebih dalam tentang perkembangan teknologi. Kami berharap insight yang kami dapatkan dapat diimplementasikan dalam dunia usaha, terutama dalam ekosistem perwaletan yang sedang kami tekuni sekarang."
Dengan semangat maju ke depan, Fairuz berencana memanfaatkan kesempatan ini untuk mencari relasi, menemukan mentor baru, dan mencari pendanaan dari Singapore agar perusahaan mereka, PT Lentera Alam Nusantara, bisa berkembang lebih jauh ke depannya.
Editor: Admin
Terkait
NYALANUSANTARA, Surabaya - Guru Besar Universitas Airlangga (UNAIR)…
NYALANUSANTARA, Surabaya - Universitas Airlangga (UNAIR) resmi mengukuhkan…
NYALANUSANTARA, Surabaya - Prof Dr Martono Tri Utomo…
Terkini
NYALANUSANTARA, Semarang – PT Angkasa Pura Indonesia melalui…
NYALANUSANTARA, Semarang - Satlantas Polrestabes Semarang bersama Dinas…
NYALANUSANTARA, Semarang – Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani…
NYALANUSANTARA, Ungaran - Polres Semarang mengungkap kasus tindak…
NYALANUSANTARA, Ungaran - Aksi penjambretan terjadi di Jalan…
NYALANUSANTARA, Ungaran -- Kebakaran lahan terjadi di area…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Hyundai i30 Sedan generasi terbaru dipastikan hadir…
Semarang – Kawasan Lapangan Pancasila Simpang Lima Kota…
NYALANUSANTARA, Karimunjawa — Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani…
NYALANUSANTARA, Jakarta – Telkomsel meluncurkan Halo Optima, evolusi…
NYALANUSANTARA, Semarang - Warga yang berolahraga di Lapangan…

Komentar