HUT ke-80 RI, Rumah Budaya Anggoro Kasih Gelar Seminar Kebangsaan Merawat Harmoni

HUT ke-80 RI, Rumah Budaya Anggoro Kasih Gelar Seminar Kebangsaan Merawat Harmoni

Saat ini, keragaman berpotensi menjadi gesekan. Hal ini salah satunya dampak globalisasi yakni derasnya arus informasi.

“Kita tidak bisa menghindari globalisasi, ini fakta tak terbantahkan. Globalisasi dengan segala produknya, kita terhubung dengan segala hal seperti informasi, ekonomi dan lain-lain. Tapi pada saat bersamaan, bisa terjadi gesekan, misalnya karena misinformasi di media sosial,” ungkapnya.

Oleh karena itu perlu Upaya Bersama menjaga harmoni umat beragama. Menjaga harmoni bukan berarti semuanya harus sama.

“Harmoni itu bukan keseragaman. Bukan berarti semua harus putih, bukan semua harus merah. Kita harus sama-sama di track yang kita Imani,” tegas dia.

Harmoni, kata dia, perlu dirawat sebab semua agama dan kepercayaan mengajarkan hal yang sama yakni keadilan, kasih sayang hingga solidaritas sebagai kunci hidup Bersama.

Perwakilan Rumah Budaya Anggoro Kasih; Sumarwanto mengatakan melalui kesempatan ini, pihaknya ingin mengajak warga untuk aktif berdiskusi untuk berbagi ide, gagasan baru dan nyata yang endingnya bisa terlaksana dan terwujud.

“Karena sesungguhnya Ide-ide besar, terobosan yang berkembang, inovasi-inovasi baru lahir dari pertemua lintas batas, lahir dari ruang kebebasan tanpa ada batasan yang menolak perkembangan jaman, lahir karena tersadarkan dari ruang nyaman, tersadarkan dari keterhanyutan logika mistik, dan lahir karena tersadarkan dari romantika masa lalu. Kedepannya kami menyambut dengan tangan terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai lintas untuk membangun ruang diskusi Bersama,” ujarnya.


Editor: Holy

Komentar

Terkini