Mahasiswi FKM UNAIR Masuk Top 10 Delegate di GYIS, Usung Inovasi KawanSeasa

Mahasiswi FKM UNAIR Masuk Top 10 Delegate di GYIS, Usung Inovasi KawanSeasa

NYALANUSANTARA, SURABAYA- Mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (UNAIR), Raissyah Fatika, berhasil mengharumkan nama almamater dengan prestasinya di ajang internasional Global Youth Innovation Summit (GYIS) yang berlangsung di Singapura dan Malaysia pada 24–27 Agustus 2025.

Dalam forum yang berfokus pada inovasi pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 2030 itu, Raissyah masuk dalam Special Top 10 Funded Delegate serta meraih dua gelar tambahan: juara 3 Best Team dan juara 2 SDGs Project Video. Selain kompetisi, peserta juga berkesempatan mengunjungi universitas ternama seperti Nanyang Technological University (NTU), University of Malaya, dan International Islamic University Malaysia (IIUM).

Mengangkat isu kesehatan mental di era digital, Raissyah dan timnya menghadirkan inovasi KawanSeasa dengan prototipe aplikasi RuangSeasa. Aplikasi ini menawarkan fitur interaktif, seperti AsaBot—AI Chat Box sebagai teman virtual, materi edukasi kesehatan mental, hingga fitur find help nearby untuk menghubungkan pengguna dengan layanan psikolog terdekat. “Kami berharap RuangSeasa dapat menjadi ruang aman di dunia digital, terutama bagi anak muda yang rentan terpapar konten beracun di media sosial,” jelas Raissyah.

Untuk lolos ke ajang internasional ini, Raissyah melewati seleksi ketat, mulai dari administrasi, tes kebangsaan, Leaderless Group Discussion, hingga wawancara. Ia menekankan pentingnya membangun mental kompetitif serta memperbanyak riset isu terkini. Baginya, GYIS bukan sekadar kompetisi, melainkan juga ruang kolaborasi global bagi pemuda untuk berinovasi.

“Saya ingin memanfaatkan setiap peluang yang ada selama masih mahasiswa. Forum ini menjadi kesempatan berharga untuk belajar kritis, berjejaring, dan berinovasi bersama pemuda dunia,” pungkasnya.


Editor: Lulu

Terkait

Komentar

Terkini