Pernyataan Sikap Universitas Airlangga

Pernyataan Sikap Universitas Airlangga

NYALANUSANTARA, SURABAYA- Keluarga besar Universitas Airlangga (UNAIR) menyampaikan duka cita mendalam atas jatuhnya korban jiwa dan luka dalam peristiwa kerusuhan yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia belakangan ini. UNAIR menilai peristiwa tersebut merupakan manifestasi dari gejolak sosial politik di tengah masyarakat.

Dalam pernyataan resminya, UNAIR menyampaikan tujuh butir sikap:

Mendorong negara untuk menjamin ketenteraman, keamanan, dan keselamatan masyarakat sekaligus menekankan pentingnya demokrasi.

Mendesak pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh, khususnya dalam penegakan hukum yang transparan dan adil terhadap pelaku kekerasan, terutama yang menelan korban jiwa, serta melakukan pemulihan kondisi sosial, politik, dan ekonomi.

Mengimbau pihak berwenang mendengarkan aspirasi masyarakat dan mengambil langkah strategis demi terciptanya situasi yang kondusif.

Mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga ruang demokrasi dengan tetap menyuarakan kebenaran, kebebasan berpendapat, serta menghentikan segala bentuk kekerasan termasuk perusakan fasilitas umum.

Menyerukan kewaspadaan publik terhadap potensi provokasi yang tidak bertanggung jawab dan merugikan masyarakat.

Mengajak elemen masyarakat mengedepankan aksi damai, terorganisir, dan bermartabat dalam memperjuangkan keadilan.

Mendorong seluruh sivitas akademika — mahasiswa, tenaga kependidikan, dosen, maupun alumni — untuk terus menunjukkan kepedulian terhadap kondisi bangsa dengan cara yang konstruktif.

Mari bersama-sama menjaga diri, jaga sesama, dan jaga Indonesia. Semoga Allah selalu melindungi kita semua,” demikian penutup pernyataan resmi UNAIR.


Editor: Lulu

Terkait

Komentar

Terkini