Nepal Van Java Dikunjungi 5.000 Wisatawan Selama Libur Nataru

Nepal Van Java Dikunjungi 5.000 Wisatawan Selama Libur Nataru

Rizal, seorang pemandu wisata sekaligus pengemudi ojek, menjelaskan bahwa ada 139 ojek yang beroperasi setiap hari untuk mengantar wisatawan keliling kawasan wisata. Tarifnya cukup terjangkau, yakni antara Rp 35.000 hingga Rp 100.000 per orang, tergantung rute yang diambil. 

"Untuk melihat perkampungan berundak di Nepal Van Java, tarifnya Rp 35.000 per orang. Namun, jika menuju Negeri Sayur Sukomakmur, tarifnya Rp 100.000 karena jaraknya lebih jauh," kata Rizal.

Paguyuban ojek di Nepal Van Java, yang dibentuk pada tahun 2020 oleh desa, membantu mengatur dan meratakan distribusi pekerjaan. Setiap pengemudi ojek mendapatkan giliran berdasarkan nomor urut atau voucher di loket pintu masuk, dan sistem pembayarannya pun dilakukan dengan cara yang teratur, sehingga tidak terjadi persaingan antar pengemudi. 

"Setiap hari, saya hampir selalu mendapatkan pekerjaan mengantar wisatawan. Di hari biasa, saya mengantar satu atau dua kali, tetapi saat libur, terutama pada Nataru dan Lebaran, bisa empat kali," ujar Rizal.

Paguyuban ojek ini tidak hanya membantu mengorganisir kegiatan wisata, tetapi juga memberikan dampak positif bagi ekonomi warga setempat dengan menciptakan lapangan pekerjaan baru. Selain menjadi petani, warga kini juga dapat memperoleh penghasilan tambahan dari industri pariwisata. 

"Anggota kami tercatat sebanyak 129 orang, dan setiap kali pengunjung menukarkan voucher, kami mendapat Rp 30.000, setelah dipotong Rp 5.000 untuk kas paguyuban," jelas Rizal.


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini