Kepulauan Riau Kini Miliki Wisata Kapal Phinisi

Kepulauan Riau Kini Miliki Wisata Kapal Phinisi

NYALANUSANTARA, Batam- Kepulauan Riau (Kepri) terus berinovasi menghadirkan layanan baru bagi wisatawan. Kali ini provinsi yang menjadi gerbang wisata bahari Indonesia tersebut, untuk pertama kalinya menghadirkan layanan berlayar dengan kapal phinisi sambil menikmati lanskap perairan di Kepri yang menakjubkan.

Kapal Phinisi Dragon Net tersebut dioperasikan oleh Batam Island Getaway.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno berkesempatan menikmati pengalaman berlayar sambil menikmati sunset dengan latar belakang jembatan Barelang yang menjadi ikon kota Batam. "Sunsetnya indah sekali, view nya keren, dan makanannya super enak dari Kopak 007 seafood. Saya merekomendasikan wisatawan untuk menjajal," kata Sandiaga Uno, dalam keterangan resminya, Selasa (2/1/2024).

Untuk diketahui layanan berlayar dengan Kapal Phinisi memang bukan produk wisata baru di Tanah Air. Namun untuk di perairan Kepri, ini menjadi yang pertama dan menjadi salah satu daya tarik menarik. 

Kapal phinisi tersebut menyediakan sejumlah fasilitas mulai dari tempat tidur, makanan, dan masih banyak lagi. Wisatawan bisa mencoba untuk menjajal paket 4 hari 3 malam atau 3 hari 2 malam.  

"Ini menghadirkan layanan pariwisata yang sesuai dengan kekuatan pariwisata di Indonesia yaitu wisata bahari. LoB (live on board) ini bukan produk wisata yang baru, namun di Batam ini yang pertama, saya melihat kesiapan khususnya di wisata minat khusus. Kita harapkan ini menjadi tambahan layanan bagi wisatawan mancanegara khususnya wisatawan dari Singapura dan Malaysia yang belum pernah merasakan LoB," ujarnya.

Sandiaga mendorong para pelaku usaha untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah terkait perizinan kapal dan juga aspek-aspek lainnya demi menghadirkan kenyaman dan keselamatan bagi wisatawan. "Terkait perizinan, lantaran ini baru, kami akan koordinasikan dengan Dinas Pariwisata Kepri, Pak Guntur (Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau) termasuk dengan dinas perhubungan dan instansi terkait, terutama dari segi teknis," kata Sandiaga.


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini