Festival Cisadane Lestarikan Tradisi Perahu Naga, Jadi Daya Tarik Budaya di Kota Tangerang

Festival Cisadane Lestarikan Tradisi Perahu Naga, Jadi Daya Tarik Budaya di Kota Tangerang

XINHUA

NYALANUSANTARA, JAKARTA- Balap perahu naga di Kota Tangerang, Banten, bukan sekadar cabang olahraga, tetapi telah menjadi bagian dari warisan budaya yang mencerminkan keberagaman masyarakat. Tradisi ini memiliki sejarah panjang yang berkaitan erat dengan keberadaan komunitas Tionghoa di kawasan tersebut sejak ratusan tahun silam.

Salah satu peserta termuda, Haris, siswa sekolah dasar berusia delapan tahun, mengaku telah berlatih mendayung perahu naga selama satu tahun bersama teman-temannya di Kelurahan Gerendeng yang berada di bantaran Sungai Cisadane. Selama berlatih, ia telah mengikuti berbagai kejuaraan, termasuk kompetisi di luar Kota Tangerang.

Awalnya, Haris mengikuti latihan atas dorongan sang ayah. Namun, seiring waktu, ia mulai menikmati olahraga tersebut dan bercita-cita menjadi atlet dayung profesional di masa depan.

Festival Cisadane selama ini dikenal sebagai ajang tahunan yang identik dengan perlombaan perahu naga. Tradisi balapan di Sungai Cisadane dipercaya telah berlangsung sejak abad ke-18 dan berakar dari perayaan Peh Cun yang diperingati masyarakat Tionghoa setiap hari kelima bulan kelima dalam kalender lunar.

Pada Festival Cisadane 2026, sebanyak 12 tim kategori pelajar ambil bagian dalam perlombaan, didampingi masing-masing 12 tim kategori umum putra dan putri. Kompetisi digelar pada 24 hingga 26 Juli dengan lintasan sepanjang 200 meter untuk kategori pelajar dan 500 meter bagi peserta umum.

Antusiasme masyarakat juga terlihat tinggi. Intan, warga yang tinggal di sekitar lokasi, mengaku rutin menyaksikan perlombaan setiap tahun bersama keluarganya. Menurutnya, perahu naga memiliki nilai sejarah dan emosional tersendiri bagi masyarakat sekitar, terlebih beberapa anggota keluarganya juga aktif sebagai atlet dayung.

Sementara itu, Luvie, mahasiswi yang sedang menikmati libur kuliah, mengaku baru pertama kali menyaksikan perlombaan perahu naga. Ia menilai Festival Cisadane menjadi kesempatan untuk mengenal lebih dekat keragaman budaya yang dimiliki Kota Tangerang.

Festival Cisadane sendiri masuk dalam daftar 125 Kharisma Event Nusantara Kementerian Pariwisata RI. Selain menyuguhkan perlombaan perahu naga sebagai atraksi utama, festival ini juga menghadirkan pertunjukan seni, kuliner, musik, karnaval, hingga permainan tradisional. Pemerintah Kota Tangerang menargetkan lebih dari 70 ribu pengunjung menghadiri festival tersebut sepanjang penyelenggaraan tahun ini.

preferred sources in Google Searc


Editor: Lulu

Komentar

Terkini