Hari Sumpah Pemuda: Tokopedia dan ShopTokopedia Dorong Kemajuan Pelaku Usaha dan Kreator Muda

Hari Sumpah Pemuda: Tokopedia dan ShopTokopedia Dorong Kemajuan Pelaku Usaha dan Kreator Muda

NYALANUSANTARA, Jakarta – Tokopedia dan ShopTokopedia merayakan Hari Sumpah Pemuda 2024 dengan berupaya membantu pelaku usaha di Indonesia, termasuk anak muda, untuk memulai dan membangun bisnis di era digital melalui pemanfaatan teknologi. Ini merupakan kontribusi untuk perekonomian tanah air. 

Tokopedia dan ShopTokopedia juga berkomitmen untuk mencetak kreator muda profesional yang diharapkan dapat membantu UMKM memperluas pasar dan memasarkan produk.

Head of Communications Tokopedia dan TikTok E-commerce, Aditia Grasio Nelwan, mengatakan, "Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2024 bertemakan 'Maju Bersama Indonesia Raya'. Tema ini mengusung pesan tentang kolaborasi dan semangat gotong royong untuk mempercepat pembangunan negara. Hal ini sejalan dengan upaya kolaborasi Tokopedia dan ShopTokopedia bersama mitra strategis untuk memberikan panggung lebih luas bagi pelaku usaha muda sehingga produk mereka semakin diminati masyarakat. Kami mengedepankan kampanye seperti Beli Lokal dan Melokal Dengan Batik, serta mencetak lebih banyak kreator muda profesional melalui Creators Lab."

Beli Lokal dan Melokal Dengan Batik Dorong Penjualan Merek Fesyen Lokal

Fesyen tetap menjadi salah satu kategori produk paling laris di Tokopedia dan ShopTokopedia. Pada kuartal III 2024, kategori produk paling laris di Tokopedia meliputi Fesyen, Kecantikan dan Perawatan Tubuh, Kesehatan, Makanan dan Minuman, serta Rumah Tangga. 

Di ShopTokopedia, kategori yang sama juga mencakup Fesyen, Kecantikan dan Perawatan Tubuh, Makanan dan Minuman, Home Supplies, dan Elektronik. Khusus untuk kategori Fesyen, beberapa produk terlaris di Tokopedia adalah atasan, sepatu, dan bawahan, sementara di ShopTokopedia adalah atasan, hijab, dan bawahan.

"Guna mendorong kontribusi merek fesyen lokal, khususnya UMKM, terhadap perekonomian digital, Tokopedia dan ShopTokopedia melakukan berbagai upaya, seperti kampanye Beli Lokal yang bekerja sama dengan pemerintah untuk menyediakan etalase khusus bagi merek lokal. Selain itu, ada juga kampanye Melokal Dengan Batik yang bekerja sama dengan pemerintah, institusi pendidikan, kreator, dan lembaga keuangan untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas perajin dan UMKM batik di era teknologi," paparnya.

Brand lokal di bidang fesyen, seperti Dama Kara dan Batik Paduka, yang dimotori oleh pelaku usaha muda dan berpartisipasi dalam kampanye di Tokopedia dan ShopTokopedia, merasakan dampak positif. 

Misalnya, Dama Kara mengalami peningkatan penjualan dua kali lipat berkat kampanye Beli Lokal, dan Batik Paduka mengalami kenaikan penjualan hingga 70% berkat partisipasinya dalam Melokal Dengan Batik.

Tokopedia dan ShopTokopedia Cetak Kreator Muda Melalui Creators Lab

Tokopedia dan ShopTokopedia berupaya mencetak kreator muda profesional melalui Creators Lab. Kreator muda diharapkan dapat membantu UMKM memperluas pasar dan memasarkan produk dengan cara yang lebih menarik. 

Aditia menjelaskan, "Di era digital, affiliate creator bisa menjadi profesi yang menguntungkan dan menambah lapangan pekerjaan. UMKM perlu melakukan berbagai cara promosi dan pemasaran, salah satunya melibatkan affiliate creator."

Creators Lab memberikan pemahaman mengenai prinsip afiliasi dan strategi pemasaran digital kepada generasi muda untuk membantu memasarkan produk UMKM. Creators Lab terdiri dari sejumlah modul, seperti Afiliasi dan Personal Branding, Perancangan Skrip Video, Strategi Konten dan Persiapan Live Streaming, serta Evaluasi Performa Konten. Creators Lab diluncurkan pada Juli 2024 di Surabaya dan September 2024 di Tegal. 

"Hingga kini, kami telah memberikan pelatihan kepada ratusan generasi muda untuk menjadi affiliate creator yang andal. Tokopedia dan ShopTokopedia, bersama mitra strategis, akan terus menghadirkan Creators Lab di berbagai wilayah di Indonesia," tambah Aditia.

Tokopedia dan ShopTokopedia sangat mengapresiasi anak muda pelaku usaha seperti pemilik Dama Kara dan Batik Paduka, yang berani memulai bisnis dan memberdayakan komunitas, terutama anak muda.

Kisah Inspiratif Brand Lokal dan Affiliate Creator

1. Dama Kara  
Didirikan oleh pasangan Nurdini Prihastiti dan Bheben Oscar pada tahun 2020, Dama Kara berfokus pada produk batik yang memberikan manfaat bagi banyak orang. Dengan strategi online yang tepat, penjualan Dama Kara meningkat 220% di tahun kedua. Dama Kara juga berkomitmen pada keberlanjutan dan memberdayakan komunitas difabel.

2. Batik Paduka  
Didirikan oleh Ardi Sanjaya pada tahun 2018, Batik Paduka memproduksi sarung batik kontemporer. Mengadopsi platform digital selama pandemi, Batik Paduka berhasil mempekerjakan kembali karyawan dan meningkatkan penjualan melalui live shopping di ShopTokopedia.

3. Ravenna Ravika (Vika)  
Vika, seorang affiliate creator dan PCOS survivor, fokus pada konten kesehatan di media sosial. Melalui platform seperti TikTok dan ShopTokopedia, Vika berhasil meningkatkan penjualan produk kesehatan dan membantu komunitas perempuan dengan PCOS.


Editor: Admin

Terkait

Komentar

Terkini