Review Pabrik Gula Yang Tembus Satu Juta Penonton dalam Waktu 4 Hari
"Pabrik Gula" merupakan hasil kolaborasi ulang antara Manoj Punjabi, Awi Suryadi, Lele Laila, dan SimpleMan—tim yang sebelumnya sukses dengan film mega-hit "KKN di Desa Penari" (2022). Film ini dibintangi oleh Arbani Yasiz, Erika Carlina, Ersya Aurelia, Bukie B. Mansyur, dan Wavi Zihan.
Kisah film ini mengikuti sekelompok buruh musiman dari desa yang datang bekerja di sebuah pabrik tebu. Awalnya semua tampak normal hingga salah satu dari mereka, Endah, mengalami kejadian mistis berupa bisikan dan penampakan. Sejak itu, ketegangan meningkat dan satu persatu buruh diteror hingga ditemukan ada yang tewas di sumur pabrik.
Rahasia lama mulai terbongkar: tujuh tahun silam, pabrik tersebut dilanda kebakaran hebat yang merenggut banyak nyawa. Pabrik juga ternyata berdekatan dengan kerajaan makhluk halus, dan pemiliknya dulu pernah membuat perjanjian dengan sosok supranatural bernama Maha Ratu. Ketika para buruh mulai menguak rahasia yang seharusnya tersembunyi, teror semakin menjadi dan menuntut korban jiwa.
Catatan Kritis: Scoring dan Alur Cerita
Walaupun menuai kesuksesan besar secara komersial, "Pabrik Gula" tidak luput dari kritik. Salah satu aspek yang banyak disorot adalah penggunaan scoring musik yang terlalu dominan. Ricky Lionardi, selaku penata musik, dianggap terlalu sering menambahkan scoring bahkan di adegan yang sebetulnya tidak membutuhkan, yang justru menurunkan rasa horor dalam film. Kritik serupa juga dialamatkan pada karyanya sebelumnya, "Kuasa Gelap" (2024).
Dari sisi naratif, film berdurasi 2 jam 12 menit ini belum sepenuhnya solid. Beberapa bagian alur terasa lambat dan membosankan, meski beberapa adegan berhasil mencuri perhatian.
Meski demikian, sebagai bagian dari pengembangan jagat cerita SimpleMan, film ini menjadi pijakan penting. Diharapkan MD Pictures dapat lebih mengeksplorasi pendekatan cerita dan horor yang inovatif ke depannya, bukan hanya mengandalkan kekuatan promosi semata. Jika cerita kuat dan bisa direkomendasikan secara organik oleh penonton, potensi kesuksesan di masa mendatang sangat terbuka lebar.
Editor: Lulu
Terkait
NYALANUSANTARA, Jakarta- The Professor Thom Haye berhasil membawa…
NYALANUSANTARA, Surabaya- Belakangan ini, film-film bergenre horor dan…
NYALANUSANTARA, Surabaya - Menuju gelaran Pekan Ilmiah Nasional…
Terkini
NYALANUSANTARA, Semarang- Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan…
NYALANUSANTARA, Jakarta- Merek otomotif asal China, Changan, menggelar…
NYALANUSANTARA, Gunungkidul- Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, memimpin…
NYALANUSANTARA, Banyumas- Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, menggelar…
NYALANUSANTARA, Surakarta- Belasan mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS)…
NYALANUSANTARA, Semarang- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng)…
NYALANUSANTARA, Batang- Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin…
NYALANUSANTARA, Jakarta- Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa…
NYALANUSANTARA, Cilacap- Wakil Bupati Banyumas, Dwi Asih Lintarti,…
NYALANUSANTARA, Cilacap- Pemerintah Kabupaten Cilacap menggelar Musyawarah Perencanaan…
NYALANUSANTARA, Jakarta- Pemerintah Indonesia memastikan bahwa kondisi perekonomian…
Komentar